Rasis dan Ancam Warga Keturunan, Pemalak Diamankan Polisi Surabaya

14
Pelaku Pemalak yang diamankan berikut barang bukti
Pelaku Pemalak yang diamankan berikut barang bukti

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Unit Jatantas Satreskrim Polrestabes Surabaya membekuk satu pelaku Rasisme dan juga pemerasan (Pemalak).

Sebelum memeras, pelaku ini lebih dulu mengancam korban dengan kata-kata Rasis serta mengancaman seluruh keluarga korban.

Pelakunya adalah, Andri Wahyudi, (41), asal Jalan Kob Awahab No. 108 Muntang Tabus, Prambulih Barat, Sumatera Selatan.

Andri ini melakukan pemerasan terhadap korban bernama, Praktiknyo Prawita, di Jalan Nias, Surabaya, Sabtu (21/09/2019), lalu.

Aksi pemalakan terhadap korban sendiri bermula ketika keduanya mempunyai masalah pribadi. Namun, di tahun 2016 permasalahan antara korban dan pelaku sudah dinyatakan selesai oleh pelaku.

“Kemudian, tiba-tiba korban ini menerima pesan singkat berupa ancaman, “Anjing Cino Kembalikan Duitku Nyawamu Kuincar”, tulis pelaku dalam sms nya,” sebut Iptu Giadi Nugraha, Kanit Jatanras, Sabtu (5/10/2019).

Loading...
Baca Juga  Siapkan Pertunjukan Spektakuler Peringati Hari Disabilitas Internasional di Jember

Lanjut Giadi, kemudian pelaku juga mengirim surat dengan mendatangi sekolah anaknya dengan ancaman, karena terancam korban akhirnya mau menyerahkan uang sebesar Rp. 5.000.000 ke pelaku.

➡dari keterangan pelaku bahwa mendatangi korban dengan memaksa masuk kerumah dengan meminta uang , kemudian pada hari sabtu pagi pelaku mendatangi anak korban di sekolahan

Diketahui pula, bukan saja korban yang diancam oleh pelaku ini, dua buah surat yang diterima juga berisi kata-katanya “Tidak ada respon dari anda hari ini bisa anda, keluarga atau anak anda yang tanggung akibatnya”.

“Karena merasa terancam, korban akhirnya menyerahkan uang sebesar 5 juta dari 15 juta yang diminta pelaku,” tambah Giadi.

Baca Juga  Bonyok Dihajar Warga, Jambret ini Asal Simolawang Surabaya

Pelaku akhirnya diamankan Unit Jatanras setelah korban melapor. Dari tangan pelaku, petugas juga dapat mengamankan barang bukti.

Barang bukti itu diantaranya, uang tunai Rp. 5.000.000, 7 (tujuh) scren shoot sms pelaku, beberapa HP, serta Rekaman video saat penyerahan uang 5 juta rupiah. (*)

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakCari Rumput, Warga Bangkalan Ditemukan Tak Bernyawa
Artikulli tjetërBukti Lama Kepemilikan Tanah Eigendom Verponding Wanatirta Sebut Miliki 898 Hektar Lebih Tanah di Banyuwangi

Tinggalkan Balasan