Rapala Bakamla RI Banyuwangi Dibentuk, 60 Relawan Dapat Pelatihan Khusus

57
Rapala Bakamla RI Banyuwangi Dibentuk, 60 Relawan Dapat Pelatihan Khusus

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Sebanyak 60 Relawan Penyelamat Laut (Rapala) Nusantara, Badan Keamanan Laut Republik Indonesesia (Bakamla RI) Banyuwangi mendapatkan pelatihan khusus.

Mereka akan dilatif secara profesional oleh mentor-mentor handal tentang penyelamatan darurat di laut. Adapun kegiatan ini didukung oleh operator tambang emas PT Bumi Suksesindo.

Ketua Rapala Banyuwangi Aan Mutowib mengatakan, Rapala telah beraksi terlibat dalam penyelamatan kecelakaan laut. Rapala di Banyuwangi dibentuk agar warga merasa terbantu.

“Korban yang berhasil dievakuasi baik selamat atau meninggal dunia mendapat respon bagus dari pihak keluarga. Senyum mereka membuat kami senang,” kata Aan Mutowib saat melaksanakan pelatihan di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) di Desa Bansring, Kecamatan Wongsorejo, pada Selasa 30 November 2021.

Baca Juga  Gawat, 1 Terluka Dalam Tawuran di Surabaya

Loading...

Aan Mutowib menjelaskan, Rapala ini merupakan nelayan Banyuwangi yang memiliki kecintaan dan kepedulian terhadap laut Nusantara.

“Kami ingin ikut menjaga laut,” kata Ketua Rapala Bakamla RI Banyuwangi, Aan Mutowib.

Rapala, lanjut Aan Mutowib, juga dibekali bela negara, oseanografi, dan pertahanan maritim. Adapun para instruktur akan memberikan materi SAR kepada peserta, baik di permukaan maupun bawah laut.

Dengan materi-materi tersebut, para nelayan diharapkan semakin sadar terhadap keselamatan saat beraktivitas di laut. Sehingga kesadaran ini bisa meminimalkan angka kecelakaan di laut.

Sementara itu, Seniot Manager External Affairs PT Bumi Suksesindo, Yunizar Imamsyah menegaskan, kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas kompetensi relawan laut di Banyuwangi.

Baca Juga  Janin Bayi Dalam Kotak Makan Gegerkan Warga Surabaya

Hal ini sangat dibutuhkan, lantaran Banyuwangi memiliki garis pantai sepanjang 175 kilometer. Dari sini, lanjutnya, Rapala perlu dilatih supaya profesional dan berkembang.

Demi terwujudnya keamanan dan keselamatan laut, Rapala dipercaya lebih profesional, sehingga visi mereka mewujudkan keselamatan laut bisa maksimal.

“Kebetulan wilayah kami dekat dengan pantai. Warga di sana juga berprofesi sebagai nelayan. Ini semua demi menjaga keamanan. Karena beberapa waktu terakhir ada kecelakaan laut,” jelas Yunizar Imamsyah.

Setelah pelatihan diharapkan anggota Rapala bisa menyumbangkan pengetahuannya kepada yang lain. Yunizar juga berujar jika ada kegiatan Rapala yang berkesinambungan.

“Nanti, setiap destinasi wisata sudah ada bilboardnya. Jika ada kecelakaan sudah siap,” katanya. (*)
Reporter: Rochman

Loading...
Berita sebelumyaDuta Lalu Lintas Polres Jember Sabet Juara Favorit Polda Jatim
Berita berikutnyaKasat Reskrim Polres Sampang di Pindah, Sertijab Dipimpin AKBP Arman

Tinggalkan Balasan