Rangkaian HUT RI, Pemdes Tikusan Bojonegoro Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan

149
Camat Kapas dan Kepala Desa Tikusan

BOJONEGORO, (Kabarjawatimur.com) – Dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-75 tahun 2020, Pemerintah Desa (Pemdes) Tikusan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, bekerjasama dengan LSM Perak menggelar seminar bertajuk Wawasan Kebangsaan Bela Negara dan Bela Ekonomi, Sabtu (15/08/2020).

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Bojonegoro, Camat Kapas, Kepala Desa Tikusan, Perangkat Desa, Karang Taruna, perwakilan lembaga desa, PT SUI 101 dan 30 orang peserta.

Selain pemberian materi tentang bela negara dan bela ekonomi, didalam kegiatan juga dibuka sessions dialog interakatif, serta bhakti sosial (Baksos) kesehatan.

Camat Kapas, Agus Susetyo Hardianto, S.STP, MM, saat membuka acara menyampaikan, meskipun peringatan HUT RI tahun ini sedikit berbeda karena masa panademi covid 19, pihaknya berharap agar seluruh peserta yang hadir tidak surut semangat dan tetap bangga menjadi orang Indonesia.

Baca Juga  Tekan Kasus DBD, Ini Yang Dilakukan Pemkab Bojonegoro

“Tetaplah bangga menjadi Indonesia, bangga bisa kita wujudkan melalui banyak cara, salah satunya mengingat perjuangan para pahlawan dengan mengibarkan bendera merah putih di bulan Agustus ini,” ungkapnya.

Loading...

Sementara itu, Kepala Desa Tikusan, Edi Sunarto mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian dari perayaan HUT RI ke 75 dan juga momen untuk meningkatkan wawasan kebangsaan.

“Ini saat yang tepat untuk membangkitkan semangat kita semua dalam mengisi kemerdekaan, karena misi kemerdekaan bukan hanya berjuang melalui fisik namun juga non fisik, salah satunya melalui pemberdayaan ekonomi,” terangnya kepada Kabarjawatimur.com.

Lebih lanjut, Edi Sunarto menambahkan bahwa masyarakat di Desa Tikusan juga telah melakukan aksi nyata bela ekonomi atau pemberdayaan ekonomi, melalui produk unggulan tahu dan tempe.

Baca Juga  Taruna Wanita AAL Menempati Mess Baru di Gedung Malahayati

“Kita akan hubungkan dengan program Ibu Bupati yaitu Pinarak Bojonegoro, jadi nanti belum afdol dikatakan pinarak bojonegoro kalau belum mencicipi tahu dan tempe Tikusan,” pungkasnya.

Disisi lain, kegiatan seminar hari ini terpantau tetap menggunakan protokol kesehatan dan pencegahan covid 19, seluruh peserta yang hadir harus melewati bilik sterilisasi, kemudian dicek suhu badan, menjaga jarak dan diwajibkan memakai masker. (*)

Reporter : Pradah

Loading...
Berita sebelumyaDemokrat Banyuwangi Kantongi Dua Kandidat Cabup, Antara Ipuk dan Yusuf
Berita berikutnyaSMP Negeri 1 Glenmore Pastikan Siap Belajar Tatap Muka di Sekolah

Tinggalkan Balasan