Puluhan Ribu Lobster Diamankan Polda Jatim, Dua Pembawanya Ditahan

33
Petugas pamerkan barang bukti dan dua pelakunya

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)
Subdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap dua pria yang terlibat tindak pidana Perikanan yakni menjual benih Lobster secara Ilegal.

Mereka diamankan, Senin 06 April 2020 pukul 01.00 WIB, di Tol Kejapanan Gempol Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.

Kedua pelakunya, AJ, asal Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan dan MDS, asal Jalan Teladan I Desa Lubuk Aman Kecamatan Lubuklinggau Barat, Kota Lubuklinggau.

Modus yang dilakukan AJ dan MDS ini yakni, menyelundupkan benih Lobster yang berasal dari Lombok tujuan Batam-Singapore dengan menggunakan kantong plastik kering.

Kemasan Lobster juga diberi spon serta oksigen yang dikemas didalam styrofoam, seolah-olah barang tersebut merupakan hasil perikanan.

Tim penyidik Unit IV Subdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim yang mendapati informasi terkait adanya penyelundupan benih Lobster dari Lombok yang akan melintas di wilayah Jawa Timur, selanjutnya Tim penyidik menangkap pelaku di Tol Kejapanan Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga  Pelaku Jabret di Sidoarjo Terekam CCTV, Polisi Lakukan Ini!

Saat itu, mereka menggunakan 1 (satu) mobil Avanza warna hitam dengan Nopol G 9486 NM yang didalamnya membawa 1 (satu) Styrofoam berisi 27.542 (dua puluh tujuh ribu lima ratus empat puluh dua) ekor benih Lobster.

Loading...

Puluhan ribu Lobter itu terdiri dari 26.222 (dua puluh enam ribu dua ratus dua puluh dua) ekor benih Lobster jenis Pasir dan 1.320 (seribu tiga ratus dua puluh) ekor benih Lobster jenis Mutiara.

“Benih lobster tersebut akan di bawa ke Apartemen Hight Point Petra Surabaya untuk dilakukan penyegaran dan pemackingan ulang dan siap diselundupkan dengan tujuan Singapore Via Batam,” sebut Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andhiko, Kabid Humas Polda Jatim, Kamis (9/4/2020).

Adapun jalur yang digunakan yaitu Jalur darat maupun udara. Akibat ulah dua pria itu, total kerugian negara yang dapat diselamatkan dari penyelundupan benih lobster sebesar Rp. 4.200.000.000,- (empat milyar dua ratus juta rupiah).

Baca Juga  Mendag Lutfi Pimpin Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN

Barang bukti yang ikut diamankan, 1 (Satu) Styrofoam yang berisi 27. 542 ekor benih Lobster, 1.320 (seribu tiga ratus dua puluh) ekor benih Lobster jenis Mutiara, 3 (tiga) Handphone, Tabung Oksigen, Koper, 3 (tiga) bendel Koran, 1 (satu) kantong plastik Karet, 2 (dua) Countener Box, 15 (lima Belas) Jurigen ukuran 30 Liter, mesin Aerator, dan Pompa.

Keduanya kini ditahan dalam penjara karena melanggar Pasal 86 ayat (1) Jo Pasal 12 ayat (1) dan/atau Pasal 92 Jo Pasal 26 ayat (1) dan/atau Pasal 100 Jo Pasal 7 ayat (2) huruf M Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan Jo Pasal 55 KUHP. (*)

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakRatusan Posko Mudik Covid-19 ada di Jatim, Kapolda: Jangan Sampai Virus Luar Masuk Jatim
Artikulli tjetërCegah Covid-19, Operator Tambang Emas di Banyuwangi Bagikan Tempat Cuci Tangan Portable

Tinggalkan Balasan