Puluhan Anak di Tulungagung Dicabuli Gay, ini Jumlah Anggota Komunitasnya

35
Ketua Gay Tulungagung.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
M. Hasan alias Mami Hasan, (41), Ketua Gay Tulungagung dibekuk oleh Unit Ill Asusila Subdit IV Renakta Dtreskrimum Polda Jatim karena kasus pencabulan.

Dibekuknya Mami Hasan membuka tabir jika di Kota Tulungagung ada komunitas Gay penyuka sesama jenis yang jumlahnya ratusan.

Ratusan anggota Gay yang tergabung dalam komunitas bernama, Ikatan Gay Tulungagung (IGATA) itu setiap saat selalu mencari mangsa sesama jenis untuk berhubungan badan.

Dan banyak diantara korbannya adalah anak-anak laki-laki dibawah umur. Warga Kelurahan Sembung RT. 002 RW. 004 Kecamatan/Kabupaten Tulungagung itu ditangkap, Senin 15 Januari 2020.

Setelah ditangkap oleh Anggota Polda Jatim, Mami Hasan mengaku jika, korbannya rata-rata masih dibawah umur.

Dalam catatan kepolisian, sedikitnya ada 11 anak yang diajak oleh pelaku untuk berhubungan badan sesama jenis.

Baca Juga  Ipuk Fiestiandani Didaulat Menjadi Pembina Asosiasi Komunitas E-Sports Banyuwangi

M. Hasan alias Mami Hasan juga mengaku jika aksi bejatnya mencabuli anak laki-laki dibawah umur sudah dilakukan sejak Tahun 2018 – 2019.

“Korban ini datang ke saya dan bilang butuh uang, setelah diajak main mau, saya kasih uang 150 ribu hingga 200 ribu rupiah sekali kencan,” jelas pelaku Hasan.

Loading...

Lanjut Hasan, Korban biasanya diajaknya ketika korban sedang nongkrong ngopi di Warkop milik rekannya dan dikelolanya.

Sementara, Dirkrimum Polda Jatim, Kombes Pol Pitra Ratulangi mengatakan, pelaku merayu dan membujuk serta mengiming-imingi korban
dengan menjanjikan memberi imbalan uang sebanyak Rp. 150-250 ribu.

Begitu sepakat, korban ini dihisap kemaluannya dalam rumah pelaku. Setelah puluhan korbannya melapor, anggota langsung melakukan penangkapan terhadapnya.

Baca Juga  Cawawali Nomor 1 Armuji Komitmen Perhatikan Kaum Minoritas

“Pelaku memang mengaku selaku ketua Gay Tulungagung (IGATA) yang mempunyai anggota berjumlah kurang lebih sebanyak 500 orang yang tersebar diseluruh Tulungagung,” sebut Kombes Pol Pitra Ratulangi, Selasa (21/1/2020).

Barang bukti yang disita ada beberapa CD dan celana pendek, Foto laki laki setengah bugil, Akte Pendirian IGATA, Sprei, 50 buah Kondom, 4 buah pelumas, 1 buah buku Pembukuan IGATA, 3 buah Buku panduan sex Gay, VCD acara komunitas Gay dan 1 buah VCD Porno, serta 50 bekas bungkus kondom.

Pelaku akan dijerat perbuatan cabul, sebagaimana dimaksud dalam Pasal UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu No. 1 Tahun 2016
perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. (*)

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan