PT PJB Ciptakan Go Live Komersial Co-Firing Biomassa PLTU Paiton 2 x 400 MW

67
Bangun Go Live Komersial Co-Firing Biomassa PLTU Paiton 2 x 400 MW

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – PT PJB sebagai perusahaan pembangkitan terbesar di Indonesia melaksanakan Go Live Komersial Co-Firing Biomassa PLTU Paiton 2 x 400 MW untuk semakin memperkokoh diri sebagai pionir dalam melakukan akselerasi pemanfaatan Energi Baru Terbarukan.

Penyampaian pelaksanaan Go Live Komersial Co-Firing Biomassa PLTU Paiton 2 x 400 MW yang digelar melalui video teleconference zoom pada Rabu (10/6/2020), dihadiri oleh Muhammad Ikhsan Asaad (Direktur Mega Project PLN), Zulfikar Manggau (EVP Energi Baru dan Terbarukan), Ida Bagus Ari Wardhana (EVP Operasi Regional Jawa Bagian Timur, Bima Putrajaya (EVP Operasi Regional Jawa Bagian Barat), Para Pimpinan Unit PLN dan seluruh jajaran Direksi PT PJB.

Direktur Mega Project PLN Co-Firing menyampaikan rasa bangganya kepada PT PJB yang telah berhasil melaksanakan uji coba Co-Firing, Co- Firing ini sendiri akan dilaksanakan di 52 unit PLTU PLN dengan total kapasitas 18.184 MW sehingga dengan 5% penggunaan biomass diharapkan sekitar 900 MW PLTU dikonversi menjadi Energi Baru dan Terbarukan.

Baca Juga  Warga Desa Paseban Temukan Bayi Laki-Laki

“Keunggulan dari inovasi cofiring ini adalah pengurangan penggunaan fossil fuel power plant menjadi green power plant sehingga mengurangi emisi SOx dan NOx, mendukung target bauran EBT 23% di tahun 2025 tanpa diperlukan investasi pembangkit EBT baru yang memerlukan CAPEX cukup besar. Ini adalah salah satu inovasi untuk mengurangi pemanasan global yang terjadi di dunia”, ujar Iwan Agung Firstantara, Direktur Utama PT PJB, pada Jum’at (12/6/2020).

Loading...

Co-Firing sendiri merupakan proses penambahan biomassa sebagai bahan bakar pengganti parsial ke dalam boiler batubara eksisting tanpa modifikasi yang significant, sehingga Melalui metode Direct Cofiring bio pellet dicampur melalui peralatan penggiling atau grinding dan pengumpan atau feeder kemudian dimixing dengan batubara ke dalam boiler yang sama untuk dibakar.

Baca Juga  PT PJB Tingkatkan K3 Nasional, Guna Menekan Angka ESG

PT Pembangkitan Jawa Bali telah melakukan riset biomassa sejak tahun 2017 dengan beberapa Lembaga riset nasional, perguruan tinggi dan OEM Boiler manufacture dalam studi biomassa, dan mulai melakukan pengujian cofiring ini sejak September 2019 pada pilot project di PLTU Paiton.

Hingga saat ini, PT PJB sudah berhasil melakukan pengujian di 5 PLTU (Paiton, Rembang, Indramayu, Ketapang, Tenayan) dengan jenis boiler yang berbeda dan 3 jenis biomassa yang berbeda ( wood pellet, cangkang sawit, saw dust).

“Cofiring menawarkan aspek positif bagi lingkungan di industri kelistrikan. Kami sangat berharap inovasi ini dapat diterapkan di seluruh pembangkit listrik di Indonesia,” ujarnya.

“Cofiring adalah solusi tepat dalam menjaga bumi kita agar terwujud Indonesia yang lebih hijau sehingga tetap bisa dihuni dengan nyaman oleh kita, anak cucu kita kelak,” tutup Iwan Agung Firstantara. (*)

Reporter: Rusmiyanto

Loading...
Berita sebelumyaKapolda Jatim Resmikan 35 Kampung Tangguh di Sidotopo Semampir Surabaya
Berita berikutnyaJelang New Normal, PMI Jember Utamakan Penyemprotan di Pondok Pesantren

Tinggalkan Balasan