PT.HM Sampoerna Launching Pembangkit Listrik Tenaga Surya

323

SURABAYA (kabarjawatimur.com)- Perkembangan Cigarete di Indonesia, memiliki potensi energi yang sangat besar karena terletak di garis khatulistiwa.

Menyadari ini, PT. HM Sampoerna Tbk, perusahaan rokok nasional, me launching pemanfaatan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya di pabriknya.

Sistem pembangkit listrik
Sistem pembangkit listrik

Presiden Direktur PT.HM Sampoerna Tbk Mindaugas Trumpaitis menjelaskan, sebagai salah satu perusahaan terbesar di Indonesia, Sampoerna mempunyai komitmen besar dalam perkembangan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Komitmen ini mencakup pengurangan emisi karbon, pemanfaatan energi alternatif dan efisiensi energi,” terangnya, Rabu (12/07/2017).

Loading...

Indonesia sendiri, mendapatkan banyak manfaat dari intensitas matahari dalam jumlah besar.

Menurut laporan Badan Energi Internasional tahun 2015, negara ini memiliki potensi energi matahari sekitar 1.200GW.

Baca Juga  Binda Korwil Jember Dampingi Dinas Kesehatan Kejar Capaian Vaksinasi Dosis 2 dan Boster

Sementara 1 GW daya saja sudah cukup tersedia energi untuk sekitar 700ribu rumah.

Mengutip laporan Pricewaterhouse Coopers (PwC)tahun 2015, kapasitas energi surya yang saat ini dipasang di Indonesia hanya sebesar 22 MW, yang sebagian besar terdiri dari solar home system dan pabrik fotovoltaik berskala kecil.

Phillip Morris International (PMI), yang termasuk dalam jajaran perusahaan PT.HM Sampoerna konsumsi yang berkembang pesat dan terbaik, turut berupaya dalam pelestarian lingkungannya melalui pemanfaatan potensi tenaga surya.

Sejak tahun 2016, Sampoerna telah mulai mengembangkan sumber energi ramah lingkungan.

Salah satu proyeknya Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya di pabrik di Karawang, Jawa Barat dan Kantor Pusat Perusahaan di Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga  Dari Pengedar Barang Jalan Kunti, Polisi Amankan Puluhan Poket Siap Edar

Berkapasitas 449 KWp, sistem ini menghasilkan listrik sebesar 609MWH per tahun, dan fasilitas produksi sigaret kretek tangan berkapasitas 63 KWp menghasilkan listrik sebesar 93 MWH per tahun.

Perpaduan kedua sistem tersebut akan mengurangi emisi karbon Sampoerna sebesar 603.479 kg per tahun, proyek ini diresmikan pada bulan April 2017 yang akan disiapkan untuk pasokan jangka panjang hingga lebih dari 20 tahun ke depan.

Reporter : Kristiana
Editor : Abidin

Loading...
Artikulli paraprakDinyatakan P21, Tiga Tahanan Polres Dilimpahkan Ke JPU
Artikulli tjetërMantan Presdir Indopipe Dinilai Mengulur Pemeriksaan

Tinggalkan Balasan