PT Bintang Rajawali Baru Dilaporkan Tahan Ijazah Asli 3 Karyawan ke Disnaker Banyuwangi

2584
Surat panggilan (istimewa)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – PT Bintang Rajawali Baru (PT BRB), dilaporkan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Banyuwangi. Perusahaan perumahan beralamat di Jalan S Parman, No 159, Kelurahan Pakis, Banyuwangi, tersebut diduga telah menahan ijazah 3 orang mantan karyawannya.

Informasi dilapangan, 3 orang karyawati PT BRB keluar dari perusahaan. Bahkan diantaranya, pada tanggal 3 Agustus 2020 telah mengajukan surat resign resmi. Namun entah kenapa, ijazah asli mereka justru ditahan. Tak pelak, demi mencari keadilan, ketiganya melapor ke Disnaker Banyuwangi.

“Saat kita diterima kerja, pihak PT BRB minta ijazah asli kami diserahkan. Karena ingin bekerja, kami bersedia, meskipun tidak ada perjanjian apa pun,” ucap salah satu karyawati, Kamis (20/8/2020).

Baca Juga  Bakul Bakwan Punya Kerja Sampingan, Membuatnya Ditangkap Polisi

Atas kejadian tersebut, kini ketiga mantan karyawati PT BRB mengaku kebingungan. Terlebih, sebagai masyarakat kecil mereka harus bersusah payah untuk bisa sekolah dan mendapatkan ijazah. Dan semasa bekerja di PT BRB, mereka mengaku tidak ada masalah atau pun tanggungan keuangan.

Loading...

Dikonfirmasi terpisah, Direktur PT BRB, Michael Santoso, menolak untuk berkomentar. Namun dia mengarahkan awak media untuk melakukan klarifikasi kepada kuasa hukumnya, Julisetyo Puji Rahayu SH.

Sementara itu, Yulis, sapaan akrab Julisetyo Puji Rahayu, mengakui bahwa PT BRB menerapkan aturan penahanan ijazah asli kepada karyawan. Khususnya karyawan yang tugasnya berhubungan dengan keuangan. Hal itu diterapkan sebagai jaminan.

“Karena ada klien yang sudah bayar tetapi uang pembayaranya tidak sampai ke PT. Jika tidak ada masalah, tidak aka nada penahanan ijazah,” katanya.

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Hadiri Deklarasi Jejaring Panca Mandala

Terkait laporan di Disnaker Banyuwangi, dia mengaku tidak tahu. Dan baru akan melakukan komunikasi dengan ketiga karyawati yang merasa ijazah aslinya ditahan PT BRB.

Sementara itu, terkait laporan penahanan ijazah asli 3 karyawati PT Bintang Rajawali Baru (PT BRB), Disnaker Banyuwangi, telah memanggil kedua belah pihak. Untuk dipertemukan pada Senin, 24 Agustus 2020 mendatang. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakULP Imigrasi BG Junction Beri Kenyamanan Pemohon Paspor, Dilengkapi Layanan BAP dan Arena Bermain Anak
Artikulli tjetërPilkada Banyuwangi, AHY Berikan Rekom Demokrat untuk Yusuf Widyatmoko

Tinggalkan Balasan