Proyek Pavingisasi di Desa Kesilir Diduga Jadi Praktik Korupsi

19
Foto: proyek pavingisasi (istimewa)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Praktik korupsi diduga terjadi dalam pelaksanaan proyek pavingisasi di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi jadi soroton.

Pasalnya, berdasarkan informasi dilapangan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), pavingisasi jalan desa ditahun 2019 tersebut harus menggunakan material paving dengan kualitas K-300. Namun dalam pelaksanaan, paving yang digunakan diduga memiliki kualitas dibawah K-300.

Tak berhenti disitu, seperti hal-nya proyek pavingisasi didesa lain, selalu dianggarkan untuk biaya tenaga pengerjaan. Tapi berbeda dengan proyek pavingisasi di Desa Kesilir.

Loading...

Dari kabar yang berkembang, pengerjaan proyek pavingisasi jalan desa dilakukan dengan gotong rotong. Artinya. masyarakat yang melakukan pemasangan hanya sebatas kerja bakti atau tanpa bayaran.

Baca Juga  Tumpas Narkoba, Polsek Tenggilis Surabaya Hanya Tangkap Pengedar Kecil

Padahal, tidak sedikit anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019, di Desa Kesilir, yang dialirkan untuk proyek pavingisasi. Bisa dibayangkan bagaimana jika dugaan korupsi tersebut benar adanya. Berapa banyak uang rakyat yang dikemplang para oknum tak bertanggung jawab.

Sayangnya, Kepala Desa (Kades) Kesilir, Kecamatan Siliragung, ketika dikonfirmasi terkesan mengabaikan. Pertanyaan kabarjawatimur.com hanya dibalas. “Ke pk nya saja pak,” tulisnya. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan