Protokol Covid-19 Wajib Diterapkan Saat Pilkada 2020

62
Massa menyerang petugas saat Apel Sispamkota (FOTO:Rochman/Kabarjawatimur.com)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Pada gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak 2020 pihak penyelenggara wajib mengutamakan protokol kesehatan. Hal tersebut disampaikan oleh Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo.

Menurutnya, Pilkada tahun ini dipersiapkan mulai tahapan pada saat pemungutan, hingga pasca pemungutan surat suara.

“Tak kalah penting yakni, Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Semua wajib mentaati protokol kesehatan mulai dari tahapan demi tahapan itu yang utama karena pihak keamanan, pihak peyelenggara wajib ada medisnya,” kata Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo, saat acara Simulasi Sispamkota Pengamanan Pilkada Serentak tahun 2020 di depan Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Rabu (16/9/2020).

Baca Juga  Program CSR Pertamina EP, SDN I Lembung Paseser Berdiri Megah dan Cerah
Salah satu massa mengalami kelelahan dan terikjak dievakuasi petugas medis dengan memakai baju standard covid-19 (FOTO:Rochman/Kabarjawatimur.com)

Saat Simulasi Sispamkota ini dilakukan skenario pengamanan, pada saat kampanye, masa tenang, pemungutan suara, hingga ketika terjadi rusuh massa pada saat penghitungan suara.

“Tentunya, kata latihan ini adalah gambaran,” ucapnya.

Loading...

Dalam skenario ini, di simulasikan ada salah satu kelompok pendukung pasangan Calon yang tidak terima dengan hasil penghitungan suara dan melakukan unjuk rasa ke Kantor Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi.

Kemudian, Pihak pengamanan dari Polresta Banyuwangi pun melakukan tugasnya guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Mulai dari formasi Dalmas dan melibatkan seluruh personil, serta bantuan anggota dari personil Brimob Polda Jatim. Bahkan, hingga diturunkan mobil water cannon untuk mengurai masa yang di Simulasikan anarkis.

Baca Juga  Polisi Banyuwangi Bagikan Masker Gratis

Untuk di Jawa Timur sendiri khususnya Banyuwangi, lanjut Wakapolda, masih kondusif untuk tingkat kerawanan. “Dan ini tugas dan tanggung jawab pihak keamanan dalam memetakan itu,” ujarnya.

Wakapolda Jawa Timur Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo. (FOTO:Rochman/Kabarjawatimur.com)

Saat Simulasi Sispamkota di Banyuwangi, selain Wakapolda Jatim, juga disaksikan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara, Komandan Kodim (Dandim) 0825 Banyuwangi, Letkol Yuli Eko Purwanto, KPU, dan Bawaslu.

Sekedar diketahui, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk persiapan Polresta Banyuwamgi dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada 2020 yang digelar pada 9 Desember mendatang. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan