Pria ini Rekam Perbuatan Cabulnya dan Mengirimkan ke HP Keluarga Korban

18
Pelaku cabul yang diamankan PPA Polrestabes Surabaya.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Sungguh bejat kelakuan pria di Gresik ini, sudah berbuat mesum terhadap anak dibawah umur, direkamnya pula.

Perbuatan bejat itu tak terhenti disitu, hasil rekamannya oleh pelaku dikirimkan ke HP keluarga NA, (15) asal Gresik, korbannya.

Pelakunya, M. Maftuhur (21) asal Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Pelaku ini melancarkan aksi bejatnya di lahan kosong perumahan Bukit Palma Kecamatan Pakal Surabaya, setelah sebelumnya korban diiming-imingi sejumlah uang.

Kejadian itu sendiri berawal pada, bulan Agustus 2019, lalu ketika korban diajak tersangka nongkrong di lahan kosong perumahan Bukit Palma Surabaya.

Diarea lahan kosong itu, pelaku ini melakukan pencabulan dengan meremas payudara korban menggunakan tangan kanannya juga melumatnya dengan cara menggunakan mulutnya.

Baca Juga  Didik Mukrianto Minta Wakapolri Tak Gegabah Melibatkan Jeger

Itu dilakukannya sebanyak 1 kali, dengan bujuk rayu akan diberi uang Rp. 20.000 untuk membeli makanan.

Loading...

“Bukan hanya meremas saja, namun aksi bejatnya itu di dokumentasikan kedalam handphonenya,” sebut Ruth Yeni, Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, Rabu (11/12/2019).

Rekaman itu oleh pelaku lanjut Ruth Yeni, diteruskan dikirim melalui apliksai What’sup kepada keluarga korban sehingga keluarga korban merasa tidak terima atas perbuatan yang dilakukan oleh tersangka.

Hal itulah yang membuat bapak korban melapor ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Berdasarkan laporan orang tua korban, Polisi berhasil mengamankan pelakunya dan langsung dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk di tahan dalam penjara.

Polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa, Akta kenal lahir, Visum dan Jaket biru yang digunakan pelaku ketika melancarkan aksinya.

Baca Juga  Ojol Turun Jalan Tuntut Tolak Potongan 20% Dari Aplikator

Pelaku akan dijerat dengan Pasal Pasal 82 UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. (*)

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan