Pria Buaya Darat, Pacari Korban Lalu Embat Motor

84
Pelaku diapit Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Wiyung.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)- Beberapa wanita di Surabaya menjadi korban pria Buaya Darat dan dipacari pelaku. Bukan hanya itu, pria bernama Setiawan Dwi Darma (26), juga membawa kabur barang milik pacarnya.

Sudah ada tiga wanita yang menjadi korban warga Jalan Wonorejo, Tegalsari Surabaya ini dengan modus kenalan lewat media sosial lalu jadian.

Tersangka mencari sasaran korban melalui petemanan di Sosial Media Twitter dan Wechat, kemudian tersangka menjalin hubungan pacaran dengan korban.

Setelah 4 bulan dipacari, tersangka membawa sepeda motor korban
dengan alasan akan diboantu untuk diservicekan akan tetapi ternyata digadaikan.

Salah satu korbannya RR yang kos di Karangan IV, Wiyung Surabaya pada, Sabtu 16 Oktober 2021 sekitar 22.00 WIB, sepeda motornya dipinjam oleh pelaku ini.

Saat membawa motor, pelaku mengatakan dengn alasan akan dibantu untuk membawakan
ke bengkel untuk di service. Namun selama 7 hari setelah sepeda motor korban dipinjam pakai Tersangka SDD masih mengantar berangkat dan menjemput korban.

Baca Juga  Bupati Lamongan Upayakan Solusi Banjir Bengawan Jero

Namun setelah itu, tersangka SDD menghilang dan tidak bisa dihubungi lewat HP miliknya. Pelaku saat itu juga masih membawa sepeda motor milik korban.

Loading...

“Karena merasa ditipu, korban yang merupakan karyawan mall akhirnya melaporkan pacarnya ke Polisi,” sebut Kompol Parmiatun Kapolsek Wiyung didampingi Kanit Reskrim Iptu AgusTri, Selasa (9/11/2021).

Lanjut Kapolsek, berdasarkan laporan korban tersebut selanjutnya Tim Anti Bandit (TAB) Polsek Wiyung dipimpin Kanit Reskrim melakukan penyelidikan dan menangkap Tersangka SDD dirumahnya.

Di Mapolsek Wiyung, pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana penipuan dan atau pengelapan sebanyak 4 unit sepeda motor, semuanya milik pacarnya.

“Motor pertama atas laporan RR, Sepeda motor Honda Genio yang digadaikan. Kedua atas laporan EL, sepeda motor Honda Beat digadaikan. Ketiga atas laporan AN, motor Yamaha Mio GT, digadaikan. Pelaku juga mencuri barang milik GT, berupa Surat Tanah Petok D dan surat – surat pendukungnya,” tambah Parmiatun.

Baca Juga  Hasil Warkop Dirasa Kurang, Nyambi Jadi Kurir

Selain itu, pelaku juga menguras uang sebesar Rp. 15.000.000, dari rekening buku tabungan milik GT.

Sementara itu, pelaku sendiri mengatakan jika mulai berkenalan dengan para korbannya melalui media sosial. Setelah kenalan barulah mekancarkan rayuan agar korban mau dipacari.

“Saya kenalan dulu di Medsos, lalu dipacari. Semua barang milik korban digadaikan satu unit laku 4 juta dan uangnya untuk bayar hutang juga biaya hidup sehari-hari,” tutup pelaku Setiawan.(*)

Reporter: Eko

 

Loading...
Berita sebelumyaPolisi Surabaya Gulung Komplotan Pencuri Sepeda Angin Bermerek
Berita berikutnyaMasuk Daftar TripAdvisor, Luminor Hotel Banyuwangi Tingkatkan Kualitas Layanan

Tinggalkan Balasan