Pria Berpakaian Preman Tangkap Warga Bratang Surabaya, ini Sebabnya

128
Pelaku dan barang bukti sabu miliknya

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Pengecer serbuk putih haram jenis sabu disekitar Jalan Raya Darmo Permai kel. Pradah Kalikendal Kec. Dukuh Pakis Surabaya, dibekuk.

Pengecer itu bernama, Djoko Suntoro (44) asal Jalan Bratang Wetan Kel.Ngagelrejo Kec. Wonokromo Surabaya.

Pelaku Djoko ditangkap, Senin 30 September 2019, lalu sekitar jam 03.00 WIB, oleh anggota Reskrim Polsek Karangpilang yang berpakaian preman.

“Dari pria tersebut, petugas saat itu dapat pula mengamankan beberapa barang bukti,” sebut Iptu Wardi Waluyo, Kanit Reskrim Polsek Karangpilang, Rabu (9/10/2019).

Barang bukti itu diantaranya, 2 buah HP Samsung J5 Prime Putih dan Nokia Putih, 1 unit Sepeda Motor Honda Beat L-4187-ZB, warna hitam, 1 buah buku tulis, 1 buah Kartu ATM Bank Mandiri.

Baca Juga  Cabuli Pelajar 17 Tahun Dengan Modus Ajak Main Game, Pelaku Gagahi 3 Kali

Ditemukan pula, 1 set alat hisab sabu, 2 pipet kaca,1 buah Skrop sedotan dan 6 buah sabu dalam paket hemat (Pahe).

Loading...

“Enam paket Pahe itu dengan rincian 0.50 gram, 0.26 gram,0.22 gram,0.22 gram, 0.24 gram, 0.20 gram dengan total berat bruto 1.64 gram,” tambah Wardi.

Wardi juga mengungkapkan, jika pelaku ini diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat dimana ada seseorang yang hendak melakukan transaksi jual-beli narkotika jenis sabu.

Kemudian berdasar informasi tersebut anggota Reskrim Polsek Karangpilang Surabaya melakukan penyelidikan dimana diketahui bahwa benar ditemukan orang yang persis dengan ciri-ciri yang didapat.

Pada saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan dimana ditemukan barang bukti narkotika yaitu 6 (enam) plastik klip berisi sabu.

Baca Juga  Pendidikan Akhlak Sebagai Perioritas MTs Plus Nabawi Kedungadem

Menurut pengakuannya, sabu yang hendak diecernya itu didapat atau dibeli dari
seseorang yang bernama Ilham.

Selanjutnya pelaku beserta barang buktinya dibawa ke kantor Polsek Karangpilang guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kini Djoko dipenjara, dia akan dijerat Pasal 114 ayat (1) Jo pasl 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, yang ancamannya penjara hingga 20 tahun. (*)

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakKonferensi Pers, Polres Bojonegoro Hadirkan Hasil Ops Sikat Semeru 2019
Artikulli tjetërCurat Curas, Jenis Kejahatan yang masih Mendominasi di Surabaya

Tinggalkan Balasan