Pria asal Kwanyar Bangkalan Dihajar Warga Manukan, Kepergok Maling Motor

111
tersangka tengah dengan wajah bonyok di apit petugas

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Fuadi (29), pris asal Desa Paoran, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan Madura nyaris wajahnya tak dapat dikenali setelah babak belur dihajar warga di Manukan, Surabaya.

Rupanya, dia dihajar warga usai beraksi melakukan pencurian sepeda motor milik Revansa Digo Santoso (19), warga Manukan Kulon dan kepergok pemiliknya.

Kapolsek Tandes Kompol Kusmito melalui Kanit Reskrim Polsek Tandes Surabaya Ipda Gogot Purwanto menuturkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 23.45 WIB, di Jalan Manukan Kulon. Petugas saat itu mendapat laporan ada pria dihajar warga.

Rupanya, pria itu adalah pelaku pencurian sepeda motor yang ditangkap warga setelah kepergok. Polisi langsung mengamankan pelakunya dilokasi kejadian.

Baca Juga  Ratusan Orang Terjaring Operasi Yustisi Wajib Masker di Jember

“Pelaku diketahui mencongkel motor korban yang dikunci setir kemudian ditinggal ngopi, dan berselang 5 menit kemudian korban mendengar ada suara motor yang distater,” sebut Ipda Gogot Purwanto, Senin (3/2/2020).

Loading...

Akhirnya, korban menoleh ke arah suara tersebut. Ternyata sepeda motor korban telah distater dan dibawa oleh pelaku. hingga korban teriak maling-maling serta mengejar pelaku dibantu warga sekitar.

Hanya berjarak kurang lebih 100 meter saja sepeda motor korban yang dibawa lari pelaku terjatuh. Pelaku yang mencoba melarikan diri akhirnya tertangkap warga.

Pada saat kejadian, Piket Pungsi Polsek Tandes yang sedang patroli sekala besar dan akhirnya pelaku bisa diamankan dari amukan masa.

Baca Juga  IN LOUNGE Pub & Karaoke Kota Madiun Digrebek, Ada Layanan Esek Esek

“Pelakunya semoat dihajar warga hingga bonyok, dia mencuri dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci T,” tambah Gogot.

Pelaku yang bonyok usai di massa, beserta barang bukti sebuah motor Honda Beat warna hitam AG- 2005-PW dan sebuah kunci bentuk Y akhirnya diamankan ke Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut.(*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan