Pria Asal Camplong Ditangkap Polisi di Surabaya

0
Pelaku dan barang bukti yang diamankan Polisi

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)-Tukang Potong Hewan asal Desa Plampaan Kabupaten Sampang Madura ditangkap petugas kepolisian Polres Tanjung Perak Surabaya.

Pria berinisial Z tersebut dibekuk Polisi narkotika pada, Senin 18 Juli 2022 lalu, di dalam kamar kost yang beralamatkan di Jalan Tanah Merah, Surabaya karena menjadi budak sabu-sabu.

Dari Laki-laki 29 tahun itu, polisi menyita barang bukti berupa, 1 klip plastik kecil yang di dalamnya terdapat Narkotika jenis Sabu dengan 0,23 gram, beserta klip plastik pembungkusnya, pipet kaca yang di dalamnya terdapat sabu dengan berat 2,13 gram, skrop / serok yang terbuat dari sedotan plastik warna putih dan korek api gas.

“Penangkapan teehadap Z ini bersumber dari informasi yang didapat anggota kemudian dikembangkan dengan penyelidikan,” kata AKP Hendro Utaryo, Kasat Reskoba Tamjung Perak, Minggu (31/7/2022).

Loading...
Baca Juga  Bakul Bakwan Punya Kerja Sampingan, Membuatnya Ditangkap Polisi

Lanjut AKP Hendro, anggota Satreskoba Polres Tanjung Perak yang melakukan pengawasan dan pemantauan terkait peredaran gelap Narkotika mendapat informasi dari warga tentang adanya seseorang orang yang menyalahgunakan Narkotika jenis Shabu.

“Infonya, orang itu tinggal di dalam kamar kost yang beralamatkan di Jalan Tanah Merah, Surabaya,” tambah Kasat.

Informasi tersebut kemudian ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan terhadap terduga pelakunya tersebut. Setelah benar lalu dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap tersangka Z BIN S dan ditemukan barang bukti di dalam kamar kost miliknya.

Selanjutnya tersangka Z beserta barang bukti yang didapat dibawa ke Mapolres Tanjung Perak guna proses penyidikan lebih lanjut. “Kasus ini masih kita kembangkan guna mencari pengedar yang terlibat,” imbuh AKP Hendro.

Baca Juga  Diguyur hujan abu vulkanik, PMI Jember Bagikan 500 Masker

Oleh Polisi, tersangka Z akan dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan kini sudah ditahan dalam penjara.(*)

Reporter: Eko

 

Loading...
Artikulli paraprakGaduh Soal Solar Subsidi di Tuban, Entah Siapa Yang Salah ?

Tinggalkan Balasan