Preman Kampung di Surabaya Dibekuk Polisi, Bawa Pedang Panjang

1995
Pelaku didampingi Kanit Reskrim Sukolilo

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Pria bernama, Muhamad Ilham (22) warga Jalan Kejawan Putih Tambak Gg.16 Surabaya dibekuk Reskrim Polsek Sukolilo Surabaya.

Preman Kampung yang juga tinggal di Jalan Kejawan Putih Tambak Gg. 19 Surabaya dibekuk dengan sejata tajam ditangan dan hendak mencari seseorang di Jalan Keputih Tinja Gg. II, pada Jumat 24 Juli 2020 pukul 23.00 WIB.

Kejadian pada awalnya pelaku bersama ketiga rekanya menuju Keputih tinja gang 2 dalam rangka mencari seseorang bernama pemuda bernama Riski.

Kemudian Muhamad Ilham melengkapi dirinya dengan membawa senjata Tajam jenis Parang panjang kurang lebih 60 cm, yang disimpan dibalik bajunya.

Begitu berada di lokasi, ke empatnya bertemu dengan warga yang sedang mengecat jalan, kemudian menanyakan tempat tinggal Rizki.

Baca Juga  Kadis Disbudpar Surabaya Berikan Keterangan ‘Labil’ Terkait Perwali 33 Tahun 2020
Loading...

Melihat gelagat tidak benar, warga bernama Adi Amat melihat pelaku Ilham membawa sajam yang disimpan dari balik bajunya.

“Saat itu terjadi aksi saling dorong dengan warga, melihat keributan tersebut pihak RT menghubungi Polsek Sukolilo yang langsung menuju lokasi kejadian,” sebut Iptu Zainul Abidin, Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Jum’at (31/7/2020).

Polisi yang tiba di lokasi, kemudian melakukan penangkapan terhadap Ilham yang membawa senjata tajam dan sempat dibuang di jalan.

Dari keterangan pelaku, bahwa senjata tajam tersebut ia pinjam dari temanya dan digunakan untuk jaga-jaga.

Pelaku penbawa sebilah sajam jenis parang panjang 60 cm bergagang kayu itu kini ditahan dalam penjara di Polsek Sukolilo. Dia akan dijerat dengan pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12 tahun 1951 tentang sejata tajam.(*)

Baca Juga  Bonek Independent Setro, Gratiskan Minum dan Wifi Untuk Belajar Daring

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan