PPKM Mikro di Banyuwangi Dinilai Sudah Tepat Sasaran

Kades Gitik, Hamzah saat menyematkan udeng khas Banyuwangi kepada Brigjen TNI Arie Subekti.

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Dua Desa di Banyuwangi, Jawa Timur mendapat kunjungan dari Inspektur Kodam (Irdam) V/Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti memantau Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Dua Desa itu adalah, Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, dan Desa Sukonatar, Kecamatan Srono. Dalam kesempatan itu, Irdam Arie menilai bahwa PPKM Mikro di Banyuwangi telah tepat sasaran.

Bahkan, Arie menilai PPKM Mikro di Banyuwangi berjalan sesuai dengan protap dari Presiden Jokowi. Hal ini terbukti bisa menurunkan angka penularan COVID-19. Selain itu, kegiatan PPKM Mikro di Banyuwangi tidak hanya dikawal ketat petugas gabungan. Namun juga masyarakat turut andil dalam kegiatan pencegahan COVID-19.

Menurutnya, PPKM Mikro di Banyuwangi berjalan sesuai dengan protap dari Presiden Jokowi. Hal ini terbukti bisa menurunkan angka penularan COVID-19.

Selain itu, kegiatan PPKM Mikro di Banyuwangi tidak hanya dikawal ketat petugas gabungan. Namun juga masyarakat turut andil dalam kegiatan pencegahan COVID-19.

Keberhasilan penerapan PPKM Mikro ini, kata Arie, membuat Jatim tidak lagi masuk 5 besar penyebaran COVID-19 di Indonesia.

“Saya dari Kodam V/Brawijaya ditugaskan untuk melaksanakan pengawasan dan pengecekan terhadap PPKM berskala mikro. Sebelumnya Jatim masuk penyebaran 5 besar penyebaran COVID-19. Alhamdullilah saat ini dengan PPKM Mikro sangat efektif menekan penyebaran COVID-19 dan Jatim sekarang sudah tidak masuk 5 besar,” ujar Arie kepada wartawan, Rabu (24/2/2021) kemarin.

Arie meminta sistem keroyokan dalam antisipasi COVID-19 hingga di tingkat RT dan RW ini terus dilakukan. Sehingga, laju penularan bisa ditekan semaksimal mungkin.

“Kita harus bekerja sama antara TNI, Polri, Pemda dan masyarakat karena musuh kita tidak kelihatan. Kita jangan kecewa sarana kita tidak terpakai berarti kita berhasil menekan penyebaran virus COVID-19. Virus COVID-19 ini mendunia jadi kita harus bersama-sama bekerja mengatasinya,” ucap Arie saat didampingi oleh Dandim 0825 Banyuwangi.

Loading...

Sementara itu, Dandim 0825 Banyuwangi Letnan Kolonel Inf Yuli Eko Purwanto mengatakan terdapat 217 posko PPKM Mikro dibangun bersama dengan masyarakat secara swadaya.

Dalam kerjanya, selain menjaga keluar masuk masyarakat, juga dilakukan patroli dan razia protokol kesehatan. Tak hanya itu, kegiatan tracing hingga evakuasi penderita COVID-19 juga dilakukan.

“Di Banyuwangi ada 217 Posko PPKM yang aktif, saya harap TNI-Polri, Babinsa Bhabinkamtibmas, Pemerintah Daerah, Kades, Kadus dan warga semuanya harus bisa mendukung pelaksanaan tugas ini yang menjadi atensi Program Pemerintah supaya bisa menurunkan klaster penyebaran virus COVID-19,” paparnya.

“PPKM Skala Mikro ini sudah dirasakan dan efektif untuk mencegah sirkulasi ataupun penyebaran covid-19 di Kabupaten Banyuwangi,”pungkasnya.

Sementara itu, Plh Bupati Banyuwangi Mujiono mengucapkan terima kasih kepada Kodam V/Brawijaya yang telah melakukan peninjauan langsung PPKM Mikro di Banyuwangi. Menurutnya, selain kegiatan pembatasan di tingkat terkecil, pihaknya saat ini terus melakukan vaksinasi COVID-19.

“Vaksin tahap II ini dan meluasnya jumlah sasaran, secara bertahap bisa melandaikan kurva penyebaran virus corona di daerah. Tentu ini akan menjadi semangat bagi kita semua untuk bangkit dari pandemi COVID-19 ini. Meski begitu, kami tetap ingatkan masyarakat untuk tetap menjaga disiplin protokol kesehatan COVID-19 . Memakai masker, kebiasaan mencuci tangan, juga menjaga jarak dan menjauhi kerumunan harus tetap kita biasakan untuk mencegah penyebaran COVID-19,” pesan Mujiono.

Kepala Desa (Kades) Gitik, Hamzah, mengaku bangga karena Desa Gitik Kecamatan Rogojampi sebagai Desa terpilih untuk dikunjungi oleh salah satu pejabat tinggi TNI Kodam V/Brawijaya.

“Saya terharu ya juga bangga bisa duduk berdampingan dengan seorang Jendral. Semoga kunjungan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Gitik untuk lebih semangat mencegah berkembangnya virus covid-19,” pungkas Hamzah. (*)

Reporter: Rochman

 

Loading...
Berita sebelumyaWartawan Banyuwangi Dapat Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua
Berita berikutnyaBupati dan Kasdam Tinjau Posko PPKM Mikro Kelurahan Bugih Pamekasan

Tinggalkan Balasan