PPKM Level 3, Jam Malam Berubah

913

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Jember berubah menjadi PPKM Level III. Dengan berubahnya status tersebut, jam malam manjadi sedikit lebih longgar.

Perubahan status dari PPKM tersebut disampaikan oleh Bupati Hendy Siswanto pasca melakukan konfrensi video dengan Menteri Kordinasi Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pangaribuan dan Gubernur Jawa Timur, Kamis (21/7/2021). Saat ini RT-RW akan lebih dilibatkan dalam penangganan Covid-19.

”Intinya pertemuan tadi itu mengklaster lagi ketiap-tiap RT, jadi PPKM berbasis RT-RW,” kata Hendy di depan awak media.

”Kalau ada ditemukan terkonfirmasi positif kita tracing minimal 15 orang nanti kita beri sembako disekitar itu. Dan mereka RT-RW menjaga itu di wilayah masing-masing,” tambahnya.

Baca Juga  Kabaharkam Polri Ajak Masyarakat Bersama-sama Tanggulangi Covid-19

Masih menurut Hendy PPKM akan berakhir 5 hari lagi.”Jadi lima hari PPKM berakhir, kita bukan PPKM darurat lagi sekarang ini namanya PPKM Level 3 di Jember,”tegasnya.

Loading...

Penjabaran PPKM Darurat saat ini dibagi dengan 4 level. Level 4 adalah level tertinggi. Rata-rata kabupaten kota di Jember masuk dalam level 3.
“Jadi penjabarannya PPKM Darurat itu level 4, level 3, level 2, level 1, di Jawa Timur yang ada level 4 dan 3 yang level 1-2 belum,” katanya.

Meski masuk dalam level 3 pemerintah tetap akan memperketat pergerakan masyarakat. Namun ada perubahan pemberlakuan jam malam dari sebelumnya jam 8 malam menjadi 9 malam.
“Kemarin dari jam 8 menjadi jam 9 lumayan sekarang,” katanya.

Baca Juga  Kapolres Pamekasan Pantau Giat Vaksin Presisi Mobile di Pasar Tradisional

Namun demikian pemerintah pusat memuji masyarakat Jember yang telah banyak patuh menjalankan prokes. Namun demikian mantan birokrat Kementerian Perhubungan ini tetap menghimbau masyarakat lebih disiplin menjalankan prokes.

”Jadi (masyarakat) Jember sudah patuh. Cuman pemakaian masker harus terus dipatuhui karena pemakaian masker lebih bagus untuk penanganan pertama kali,” katanya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaImigrasi Depok Bakti Sosial Peduli Masyarakat Terdampak Covid lewat KUMHAM BERBAGI
Berita berikutnyaPria Asal Madura ini Embat Motor Teman

Tinggalkan Balasan