Presiden RI, Joko Widodo. (Istimewa/Tangkapan Layar)

JAKARTA, (Kabarjawatimur.com) – Pemerintah kembali melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2-4 di Pulau Jawa dan Bali, terhitung sejak 31 Agustus hingga 6 September 2021.

Keputusan tersebut diumumkan Presiden Joko Widodo pada Senin (30/8/2021) malam.

“Dalam 1 minggu terakhir ini sudah terjadi tren perbaikan Covid-19. Positivity rate terus menurun dalam 7 hari terkahir. Tingkat keterisian rumah sakit untuk kasus Covid semakin membaik. Rata-rata BOR (bed occupancy ratio) nasional sudah berada sekitar 27 persen,” jelas Jokowi, Senin (30/8/2021).

Sebelumnya, PPKM di Jawa-Bali akan diperpanjang sampai 30 Agustus, Protokol ketat dan gunakan aplikasi peduli lindingi dan sampai akhir Agustus harus bisa lebih 100 juta dosis vaksin.

Baca Juga  Bonyok Dihajar, Pria ini Tarik Paksa HP Pelajar Wanita

Perpanjangan PPKM itu sejatinya ditujukan untuk menjaga tren positif penurunan jumlah pasien covid-19 di Jawa maupun bali selama sepekan terakhir.

Loading...

Dengan penambahan kasus yang signifikan, oleh sebab itu kita harus tetap waspada dan pemerintah berusaha keras melaksanakan kebijakan yang tepat dalam mengendalikan pandem covid.

Kasus konfirmasi positif terus menurun dan sekarang ini sudah turun sebesar 78%. Angka kesembuhan secara konsisten juga lebih tinggi dibandingkan penambahan kasus konfirmasi positif selama beberapa minggu terakhir.

Hal ini berkontribusi secara signifikan terhadap penurunan daftar isian tempat tidur nasional yang saat ini berada pada angka 33%. Untuk itu pemerintah bisa diturunkan levelnya dari level 4 level 3 untuk pulau Jawa dan Bali.

Baca Juga  Mathur Husyairi Serap Aspirasi Warga Pulau Kangean Sumenep

“Wilayah aglomerasi Jabodetabek Bandung Raya, Surabaya Raya dan beberapa wilayah kota Kabupaten lainnya sudah berada pada level 3 mulai tanggal 24 Agustus 2001,” tambah Jokowi.

Masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap virus Corona dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah juga akan memasifkan kegiatan 3T atau tracing, testing, dan treatment.(*)

 

Loading...
Berita sebelumyaKepala BPBD Jember dan Kabidnya Penuhi Panggilan Polisi
Berita berikutnyaTECNO Mobile Luncurkan Spark 7 NFC, Smartphone dibawah Rp 1,5 Juta

Tinggalkan Balasan