PPKM Diperpanjang 30 Agustus, Bandung dan Surabaya Raya Ganti Level 3 

318
Presiden Jokowi (Tangkpan Layar/Istimewa)

JAKARTA, (Kabarjawatimur.com)- Pemerintah secara resmi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali hingga 30 Agustus mendatang

Keputusan itu disampaikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (23/8/2021) petang.

“PPKM di Jawa-Bali akan diperpanjang sampai 30 Agustus, Protokol ketat dan gunakan aplikasi peduli lindingi dan sampai akhir Agustus harus bisa lebih 100 juta dosis vaksin,” kata Jokowi.

Perpanjangan PPKM itu sejatinya ditujukan untuk menjaga tren positif penurunan jumlah pasien covid-19 di Jawa maupun bali selama sepekan terakhir.

Dengan penambahan kasus yang signifikan, oleh sebab itu kita harus tetap waspada dan pemerintah berusaha keras melaksanakan kebijakan yang tepat dalam mengendalikan pandem covid.

Baca Juga  Pelaku Berkenalan di FB, Awal Pembuangan Bayi di Surabaya

Kasus konfirmasi positif terus menurun dan sekarang ini sudah turun sebesar 78%. Angka kesembuhan secara konsisten juga lebih tinggi dibandingkan penambahan kasus konfirmasi positif selama beberapa minggu terakhir.

Loading...

Hal ini berkontribusi secara signifikan terhadap penurunan daftar isian tempat tidur nasional yang saat ini berada pada angka 33%. Untuk itu pemerintah bisa diturunkan levelnya dari level 4 level 3 untuk pulau Jawa dan Bali.

“Wilayah aglomerasi Jabodetabek Bandung Raya, Surabaya Raya dan beberapa wilayah kota Kabupaten lainnya sudah berada pada level 3 mulai tanggal 24 Agustus 2001,” tambah Jokowi.

Sebelumnya, PPKM Level 4 diperpanjang hingga 23 Agustus. Meski diperpanjang, ada pelonggaran di berbagai sektor. Salah satunya pemerintah melakukan uji coba pembukaan mal dengan kapasitas 25 persen.

Baca Juga  Viral Jadi Pengangkut Sampah, Janda Cantik Dapat Bantuan Motor Gerobak Impian

Selain itu, syarat untuk kunjungan ke mal juga diwajibkan melakukan vaksin terlebih dulu, dengan minimal dosis pertama.

Masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap virus Corona dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah juga akan memasifkan kegiatan 3T atau tracing, testing, dan treatment.(*)

Loading...
Berita sebelumya6 Calon Direksi Baru BUMD Bangkalan
Berita berikutnyaPemkab Jember Siap Sertifikatkan Tanah Negara Bebas di Pesisir Pantai Selatan

Tinggalkan Balasan