PPKM Darurat Diperpanjang Sampai Akhir Juli

1052
Penyekatan batas kota depan Cito Waru

JAKARTA, (Kabarjawatimur.com) – Kebijakan PPKM Darurat di Jawa-Bali akan selesai pada 20 Juli mendatang. Namun, pemerintah menyatakan bahwa PPKM Darurat akan diperpanjang hingga akhir Juli.

Jika diperpanjang maka, PPKM Darurat akan sampai 31 Juli, dan total diperpanjang 11 hari.

Keputusan perpanjangan PPKM Darurat ini disampaikan oleh Mentri Koordinator (Menko) PMK Muhadjir Effendy di Yogyakarta.

“Tadi rapat kabinet terbatas yang saya ikuti di Sukoharjo, sudah diputuskan Bapak Presiden [PPKM Darurat] dilanjutkan sampai akhir Juli,” kata Muhadjir Effendy saat meninjau Hotel University Club UGM yang dijadikan shelter pasien corona, Jumat (16/7/2021).

Dengan perpanjangan ini, kata Muhadjir, Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa akan ada risiko yang diseimbangkan. Selain meningkatkan disiplin warga untuk prokes, juga penyaluran bansos.

Baca Juga  Gelar Hajatan saat PPKM, Oknum DPRD dan Kades di Banyuwangi Berlanjut Proses Hukum
Loading...

Namun untuk bansos ini, Muhadjir menyebut pemerintah tidak bisa memikulnya sendiri. Dia meminta semua pihak saling gotong royong.

“Karena itu bansos itu tidak mungkin ditanggung negara sendiri oleh pemerintah. Gotong royong masyarakat. Termasuk civitas akademika UGM di bawah Pak Rektor, saya mohon gerakan untuk membantu mereka-mereka yang kurang beruntung akibat PPKM ini,” tambahnya.

Lanjut Muhadjir, nantinya akan saling bantu, saling bergandeng tangan mengulurkan tangan, termasuk sedekah masker karena bagaimanapun bagi masyarakat di bawah, masker barang yang mahal.

“Tidak mungkin kita meminta kesadaran melulu tanpa upaya kita membantu mereka,” tutup Muhadjir. (*)

Loading...
Berita sebelumyaPanglima TNI dan Kapolri Semangati Warga Semarang yang Jalani Isolasi Mandiri
Berita berikutnyaTarget 15.000 Siswa Bakal Disuntik Vaksin Covid-19

Tinggalkan Balasan