Potong Kuota Penerima BOS, Kemenag Kabupaten Kediri Dipolisikan

379
Salah satu MA swasta di Kediri
Suasana salah satu sekolah MA di Kediri

KEDIRI (kabarjawatimur.com) – Kemenag Kabupaten Kediri dikabarkan telah melakukan pemotongan jumlah kuota siswa penerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Aliyah (MA) swasta. Aksi pengurangan dana BOS tersebut ditengarahi mencapai 50 persen dari dana yang seharusnya disalurkan.

Tindakan pemotongan dana yang dilakukan dengan cara mengurangi jumlah siswa yang seharusnya menerima bantuan, sangat menyulitkan para pengelola MA dilingkup Kabupaten Kediri. Kepala MA Plus Hikmatul Mubtadi’ien Badal, Ngadiluwih, Kediri, M. Zulfikar Amrulloh, M. Pd.I, berharap penyidik Polres Kediri bisa menuntaskan kasus ini se obyektif mungkin dan mengusut hingga semua level pejabat yang terlibat.

Zulfikar berharap proses hukum kasus itu tidak berhenti di tengah jalan. Karenanya dia terus memantau prosesnya dan mendorong penyidik Polres Kediri agar profesional dalam menangani kasus itu.

Baca Juga  Rektor UTM Berikan Penghargaan pada Prodi, Dosen, Tendik dan Mahasiswa Berprestasi

Untuk mendukung hal itu, pihaknya bersama para pengelola madrasah swasta di Kabupaten Kediri sudah menyiapkan data penerimaan dana BOS sejak tahun 2019. Sehingga jika sewaktu-waktu dibutuhkan oleh penyidik sudah siap.

Loading...

Zulfikar menambahkan, rencananya hari Minggu 20/09/2020, pihaknya bersama para pengelola madrasah lain juga akan menyampaikan kasus ini pada DPR RI. “Selain memperjuangkan aspirasi agar kasus itu benar-benar dituntaskan, kami juga meminta agar penyaluran dana BOS merujuk pada ketentuan dalam Undang-undang bahwa tidak ada pemotongan nominal maupun kuota,” ungkap Zulfikar.

Sementara itu, Satuan Reskrim Polres Kediri sudah memanggil dan memeriksa sejumlah pejabat di Kemenang Kabupaten Kediri. Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Gilang Akbar mengatakan, saat ini proses penyelidikan sedang berjalan.

Baca Juga  Korban Dugaan Penyerangan di Desa Kandangan Dipanggil Aparat Ditreskrimum Polda Jatim

“Sudah ada beberapa orang yang diperiksa, namun kami belum bisa menyebutkan siapa saja pejabat di Kemenag Kabupaten Kediri yang sudah dan akan diperiksa. Ini dilakukan demi pengembangan penyidikan,” ujar Gilang Akbar.

Dari pengamatan Kabarjawatimur.com Satuan Reskrim sudah memerika Kasi Pendma Kemenag Kabupaten Kediri, Drs. Enim Hartono . Pd. Enim Hartono diperiksa karena dianggap sebagai pejabat yang paling kompeten dan menjadi sorotan dalam polemik pemangkasan kuota penerima BOS MA swasta.

Dibagian lain, Kepala Kemenag Kabupaten Kediri Ahmad Zuhri sejauh ini belum berhasil dikonfirmasi perihal adanya laporan terkait pengurangan dana BOS.

Reporter: Prastowo

Editor: Risky

Loading...
Artikulli paraprakPendaftaran Pilkada di Kediri Diperpanjang, Diprediksi Hanya Satu Calon
Artikulli tjetërTumpas Narkoba, Polsek Tenggilis Surabaya Hanya Tangkap Pengedar Kecil

Tinggalkan Balasan