Polrestabes Surabaya Pamer 101 Tersangka Hasil Operasi Sikat Semeru.

12

SURABAYA (kabarjawatimur.com) Satuan Reskrim Polrestabes Surabaya dan Polsek Jajaran menggelar hasil tangkapan Operasi Sikat Semeru (3C) curat, curas, curanmor dan sajam (senpi) selama sepekan periode tanggal 14 – 25 selama bulan september 2016.
Bertempat di Halaman Mapolrestabes Surabaya,Minggu (25 /09/2016) 101 tersangka dipamerkan.

Selain itu barang bukti hasil kejahatan mereka turut dipamerkan di Halaman Mapolrestabes Surabaya. Dari 101 tersangka, satu diantaranya wanita. Wanita ini terlibat kasus curat (pencurian dengan pemberatan) setelah terbukti mencuri di salah satu pertokoan di Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga mengungkapkan, kegiatan ini merupakan pertanggung jawaban fungsi penegakan hukum yang dilaksanakan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya serta Polsek Jajaran sepanjang bulan september 2016 dan berhasil ungkap 94 kasus yang kini sedang ditangani.

Baca Juga  Sambil Bawa Kambing, Aliansi WC Gresik Desak Oknum DPRD Terlibat Pernikahan Nyeleneh Ditindak Tegas

”Dengan ini, kami berharap masyarakat dapat mengetahui hasil kinerja kepolisian, khususnya Polrestabes Surabaya dan jajarannya dalam memerangi kejahatan jalanan maupun kasus kriminalitas yang lain,” kata AKBP Shinto,kepada kabarjawatimur.com, Minggu (25/09/16).

Loading...

Kedepan, pelaksanaan giat hasil ungkap satuan reskrim akan kembali digelar setiap satu bulan sekali sebagai bahan evaluasi bagi Polrestabes Surabaya maupun Polsek Jajaran. Ini dimaksudkan agar seluruh jajaran Reskrim bisa berlomba-lomba dalam menumpas kejahatan di wilayah hukumnya masing-masing.

Masih kata Shinto, kami juga mengucapkan terima kasih partisipasi dari masyarakat menginformasikan setiap kali terjadi kejadian. Sehingga penanganan lebih cepat untuk menangkap dan mengamankan pelakunya.

Berkat kinerja masing-masing kewilayahan, jumlah kejahatan kami yakinkan bahwa selama satu bulan ini dibandingkan bulan yang lalu yakni Agustus terjadi penurunan yang signifikan. Karena memang operasi Sikat Semeru ini merupakan tindakan kepolisian yang dioptimalkan sehingga kita yakinkan jumlah kejahatan yang terjadi tiap bulannya selalu ada penurunan.

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Bersama DPRD Bahas Raperda Dana Abadi Pendidikan Berkelanjutan

“Penurunannya hingga 30% petugas bisa menekan jumlah kejahatan bila dibandingkan dengan Agustus .Yang paling banyak adalah pengungkapan pelaku pelaku curanmor. Untuk bulan September sendiri kita berhasil mengungkap 11 kasus,7 di antaranya target operasi dan empat diantaranya bukan target operasi”, tutup Shinto.

Reporter : Ekoyono
Editor. : Rusdi

Loading...
Artikulli paraprakPemkot Gelar Pesta Paskoen, Untuk Apresiasi Petugas Lapangan
Artikulli tjetërHUT Polantas, Polres Tanjung Perak Gelar Olimpiade Pecinta Qur’an Jawa Timur

Tinggalkan Balasan