Polresta Banyuwangi Bongkar Sindikat Curanmor Antar Kabupaten

89

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Satreskrim Polresta Banyuwangi kembali berhasil mengamankan 6 orang anggota sindikat pencurian sepeda motor (Curanmor) yang sering beraksi di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Para pelaku yang berhasil diamankan antara lain ME alias Preng (23), LH, (24), TR, (20) RG, (26), HS (20), dan AHS, (16). Dan 3 orang masuk daftar pencarian orang.

Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu menyampaikan peran para pelaku yaitu tersangka ME alias Preng sebagai eksekutor, tersangka LH sebagai joki dan mengawasi situasi, TR, RG, HS dan AHS berperan selaku penjemput barang hasil kejahatan.

Sedangkan tiga orang yang masih dalam pencarian DPO IM berperan selaku otak pencurian dan juga joki, DPO KM berperan selaku eksekutor dan DPO ED berperan sebagai penjemput barang hasil kejahatan.

Baca Juga  Destinasi Wisata Bojonegoro Dilengkapi Kuliner Sebagai Penunjang

AKBP Nasrun menyampaikan modus operandi sindikat ini 4 pelaku berangkat dari Jember dan Lumajang kemudian berkumpul di Gunung Gumitir yang mana masing-masing berperan selaku joki dan eksekutor pencurian sepeda motor.

Pelaku sesampai di Banyuwangi mencari sasaran sepeda motor yang terparkir di teras rumah atau pun di garasi.

Loading...

Setelah mendapatkan sasaran pencurian selanjutnya melakukan aksi yang mana LH dan IM (DPO) selaku joki dan juga mengawasi situasi sekitar dan tersangka ME dan KM (DPO) selaku eksekutor pencurian sepeda motor (merusak kunci gembok pagar rumah dan mengambil sepeda motor menggunakan kunci “T” secara paksa)

“Setelah mendapatkan sepeda motor curian kemudian para pelaku menyembunyikan terlebih dahulu dan mencari sasaran pencurian kembali sampai mendapatkan 4 unit sepeda motor,” ucap AKBP Nasrun Pasaribu.

Baca Juga  Cabuli Pelajar 17 Tahun Dengan Modus Ajak Main Game, Pelaku Gagahi 3 Kali

Kemudian IM (DPO) menghubungi tersangka RG untuk untuk mengajak teman dengan maksud mengambil sepeda motor hasil pencurian tersebut.

Tersangka RG kemudian mengajak TR, HP, ED (DPO) dan AHS untuk mengambil sepeda curian tersebut dengan imbalan uang Rp. 500 ribu yang diberikan setelah sepeda motor terjual

Saat ini keenam tersangka diamankan di rumah tahanan Negara Polresta Banyuwangi dan para pelaku disangkakan dengan pasal 363 ayat (2) KUHP jo pasal 65 ayat (1) KUHP jo pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakBI Ciptakan BI-FAST Menuju Pemulihan Ekonomi Era Transformasi Digital
Artikulli tjetër4 Pencuri Baterai Tower di Banyuwangi Diciduk

Tinggalkan Balasan