Polres Tanjung Perak Tangkap 5 Preman dan Puluhan Pelaku Narkoba Dalam Operasi Pekat Semeru 2021

Kapolres Perak Pamerkan pelaku termasuk premanisme.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-Hasil Operasi Pekat Semeru 2021 Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang dilaksanakan selama 12 hari, dimulai tanggal 22 Maret 2021 hingga 2 April 2021 dipamerkan dihalaman Mapolres, Selasa (20/4/2021).

Kasus yang ditangani selama Operasi Pekat Semeru 2021 adalah sebanyak 254 Kasus dan 262 orang. Sedangkan yang lanjut dalam proses penyidikan adalah 34 kasus dan 40 tersangka.

Dari ratusan perkara yang di ungkap yakni, 9 kasus Target Operasi seperti, premanisme 5 kasus, judi 2 kasus dan narkoba 2 kasus serta ungkap 25 kasus Non Target Operasi yakni, judi 7, Narkoba 18 kasus.

Lima orang preman yang ditangkap adalah, MWN, (35) asal Sidarjo, HYT (45) asal Perak Timur, SMD, (46) asal Indrapura, MW HHB (35) asal Sidarjo dan MARS CS (30) asal Bangkalan.

Barang bukti yang diamankan dari preman, 1 buah kotak HP, 1 bilah sajam terbuat dari besi warna putih lengkap dengan gagang putih, dokumen dari debt collector, 1 bilah sangkur, 1 buah hp, 1 buah clurit klewang dan rekaman video tawuran, parang dan uang tunai sebesar Rp.522.000.

Loading...

AKBP Ganis Setyaningrum, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak mengatakan, kasus premanisme serta ratusan kasus narkotika ini adalah pencapaian anggota dalam gelar Operasi Pekat Semeru 2021 Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang dilaksanakan selama 12 hari, dimulai tanggal 22 Maret 2021 hingga 2 April 2021.

“Modus yang dilakukan premanisme salah satunya adalah, korban ditodong oleh pelaku menggunakan senjata mirip pistol senpi, di Perak Barat sebrang bank BNI 46 surabaya juga pelaku sengaja menakut-nakuti warga sekitar dengan menggunakan sajam,” sebut Ganis, Senin (20/4/2021).

Bentuk premanisne lainnya yang pelakunya juga diamankan adalah,
pelaku sengaja menakut-nakuti warga sekitar dengan menggunakan sajam di Jalan Pesapen Barat Gg. 3 Surabaya, Korban diberhentikan oleh orang tidak dikenal yang mengaku debt collector di Kedung Cowek Akses Suramadu Surabaya.

Korban ditodong oleh pelaku dengan menggunakan sajam depan SPBU Jalan Jakarta, dan pelaku kelompok gengster Allstar mengeroyok korban dengan menggunakan benda tajam serta paving, didepan pasar Loak Dupak Surabaya.

“Kita juga amankan pelaku judi dengan 9 kasus yang modusnya pelaku melakukan judi togel dengan uang sebagai taruhanya,” tutup Ganis.(*)

Reporter: Eko

Loading...
Berita sebelumyaSatgas Pangan Polda Jatim, Bersama Menteri Perdagangan Pantau Harga dan Stok Kebutuhan Bahan Pokok di Pasar Wonokromo
Berita berikutnyaKapolri dan Dirut BPJS Kesehatan Sepakat Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Pengguna Jalan

Tinggalkan Balasan