Polres Gresik Amankan Pasutri Penyedia Jasa Prostitusi Online

16
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo saat merilis dua tersangka penyedia jasa prostitusi online.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Pasangan suami istri (pasutri) berinisial BS (40) dan AS (39) warga Perumahan Menganti, Kabupaten Gresik terpaksa diamankan petugas Satreskrim Polres Gresik. Keduanya ditangkap lantaran kompak menjadi penyedia jasa prostitusi online.

Tak hanya menawarkan ‘anak buah’nya via aplikasi whatsapp, keduanya juga menyediakan kamar bagi pelanggan. Dalam bisnis haram ini, pelaku memasang tarif Rp 400 ribu untuk sekali kencan. Dari situ pelaku mendapat keuntungan sebesar Rp 100 ribu. Selebihnya untuk Pekerja Seks Komersial (PSK).

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, terungkapnya kasus penyedia jasa prostitusi ini berawal dari laporan masyarakat. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kedua tersangka.

Baca Juga  Perwali 33 Tahun 2020, Penerapannya ‘Amburadul’ Pendapatan Pekerja RHU Punah
Loading...

“Modusnya pelaku memasarkan anak buahnya via online yakni dengan mengirimkan foto PSK melalui whatsapp ke pelanggan. Pelaku juga menyediakan kamar bagi pelanggan,” ujar Kusworo Wibowo, Selasa (19/11/2019).

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Kusworo, pelaku mengaku memiliki tiga anak buah PSK yang usianya kisaran 30 tahunan. Mereka rata-rata berasal dari Gresik. “Satu perempuan dihargai Rp 400 ribu. Lalu seratus ribu diambil pelaku,” paparnya.

Atas perbuatan tersebut, kedua pelaku dijerat pasal berlapis. Yakni pasal 296 KUHP yang berbunyi barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang lain, maka akan dipidana satu tahun empat bulan.

Lalu pasal 506 KUHP tentang barang siapa menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikannya sebagai mata pencarian, maka diancam hukuman paling lama satu tahun. “Keduanya dijerat pasal berlapis,” pungkasnya. (*)

Baca Juga  Rem Blong, Truk Tronton Seruduk 2 Mobil di Panceng Gresik

Reporter : Azharil Farich

Loading...

Tinggalkan Balasan