Polisi Surabaya Kembali Bekuk Pengedar Asal Setro Surabaya

207
Pelaku dan barang bukti sabu juga timbangan elektrik.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, pada Rabu 02 Februari 2022, lalu kurang lebih pukul 20.00 WIB, menggrebek salah satu rumah di Jalan Dukuh Setro Surabaya.

Dalam rumah itu, Polisi mendapati satu pria yang akhirnya diamankan. Dia berinisial, JC (42) sopir asal Jalan Setro Baru Utara Kel. Dukuh Setro Kec. Tambaksari Surabaya.

Rupanya, Unit III yang melakukan penggrebekan sudah lebih dari satu minggu mengamati alamat tempat tersebut setelah mendapat informasi warga jika JC punya kerja sampingan.

“Kerja sampingan yang dimaksud yakni menjadi kurir narkotika jenis sabu-sabu, menerima lalu dijualnya kembali,” kata AKBP Daniel Marunduri, Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Jumat (11/2/2022).

Lebih lanjut kata Daniel, di Dukuh Setro Kec. Tambaksari Kota Surabaya petugas berhasil mengamankan tersangka JC dan selanjutnya dilakukan penggeledahan.

Loading...
Baca Juga  Menolak Diperiksa, Ternyata Ngempit Narkoba dalam Dubur

Dalam rumah tempat tinggal JC tersebut ditemukan barang berupa 1 poket plastik transparan yang berisi Narkotika jenis sabu dengan berat 0,53 gram, 2 bendel klip plastik transparan, 1 buah timbangan elektrik warnah silver, 1 buah HP dan uang tunai sebesar Rp. 150.000.

“Keterangan yang diperoleh, tersangka JC ini awalnya mendapatkan narkotika jenis sabu sebanyak 2 poket dari KM (DPO) pada, Selasa 01 Februari 2022 sekira pukul 13.30 WIB, lalu,” tambah AKBP Daniel.

Dari dua poket itu, diterima didaerah Dukuh Setro Surabaya dan untuk 1 poketnya sudah laku terjual. Dia mengaku sudah sebanyak 3 kali menerima narkotika jenis sabu dari KM dengan maksud untuk dijualkan sejak bulan Januari 2021.

Baca Juga  Pengedar Soccah Bangkalan Dibekuk, Segini Barang Buktinya

“Dia (tersangka) mengaku mendapatkan upah untuk menjualkan narkotika jenis sabu dari KM sebesar Rp. 150.000,” imbuh Daniel.

Pelaku kini sudah mendekam dalam penjara karena tindak pidana melanggar Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya penjara hingga 20 tahun.(*)

Reporter: Eko

Loading...
Artikulli paraprakLayanan Gerai Rapid Test Minta Rekomendasi Diterbitkan
Artikulli tjetërMendag: Yuk Datang ke Pameran Tenun Batak

Tinggalkan Balasan