Polisi Segera Tangkap Jambret Sadis Sebabkan Korban Luka Parah, Ini Petunjuknya

kondisi Wulan saat usai mendapat perawatan.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Polisi akan segera tangkap pelaku jambret sadis yang beraksi di akses Diponegoro Surabaya dengan korban, Wulan (23), kos di Jalan Dukuh Pakis. Korban terjatuh akibat motor ditendang pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Dukuh Pakis AKP Haryoko Widhi mengatakan, siapa identitas pelakunya sudah diketahui oleh petugas. Itu setelah kecerobohan pelaku sendiri.

Setelah menjalani penyelidikan, polisi akhirnya mengantongi identitas kedua pelaku dan juga diketahui tempat tinggalnya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

“Sudah dapat kita identifikasi siapa pelakunya,” kata Haryoko, Kamis (4/2/2021).

Menurut mantan Kanit Reskrim Polsek Sawahan ini, begitu berhasil merampas HP merek iphone milik korban, pelaku langsung kabur.

Namun, ketika dikejar pengendara motor yang lain, hal itu membuat pelaku tersebut ketakutan lalu membuang HP korban ke pinggir jalan.

“Apesnya, pada saat membuang HP korban, HP milik pelaku juga ikut jatuh di pinggir jalan. Kedua HP kini sudah diamankan,” tambah Haryoko.

Loading...

Diketahui identitas pelaku ini, dibenarkan oleh korban, Wulan. Wanita berhijab ini mengungkapkan, polisi sudah mendatangi ke tempat kosnya dan mengajaknya reka ulang atas kejadian penjambretan yang dialaminya di Dukuh Kupang Barat.

Korban Wulan sendiri disuruh ke Mapolsek Dukuh Pakis pada Senin (8/1/2021) pagi, untuk membuat laporan. Setelah laporan, dia akan ke Puskesmas Dukuh Pakis untuk melepas jahitan luka di keningnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya,
Perempuan bernama, Sri Wulandari (23) yang tinggal di Jalan Dukuh Pakis, Surabaya harus menjadi korban jambret dan mengalami luka cukup parah.

Menurut korban, kejadian itu terjadi ketika di melintas di Underpass Jalan Dukuh Kupang, pada Jumat (29/1/2021) lalu sekitar pukul 21.30 WIB, ketika dia pulang dari rumah temannya.

Begitu korban melewati lampu merah Underpass Jalan Kupang ke arah Jalan Diponegoro, tiba-tiba dipepet oleh dua orang pemuda yang sedang berboncengan.

“Pelaku diduga dalam kondisi sedang mabuk, tiba-tiba mepet saya terus ngerampas HP saya,” singkat korban, Rabu (3/2/2021).

Bahkan, kedua pelaku sempat tertawa, ketika korban mencoba mereka. Bahkan, mereka menendang korban sampai tersungkur di pinggir jalan. (*)

Reporter : Eko

 

Loading...
Berita sebelumyaMr SPA Digrebeg Satgas Covid-19 Bersama Aparat Gabungan
Berita berikutnyaTekan Penyebaran Covid 19, Forkopimda Pamekasan Bagikan Masker Gratis pada Masyarakat

Tinggalkan Balasan