Polisi Periksa Penjual Jamu yang Diduga Racuni 7 Warga di Banyuwangi

71
Sample Jamu

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Penjual minuman jamu gendong (tradisional) yang diduga mengakibatkan keracunan pada 7 orang warga di Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, Banyuwangi diamankan polisi.

Kapolsek Kabat AKP Supriyadi mengatakan setelah mendapat laporan adanya dugaan keracunan jamu gendong, pada Minggu (20/10) sekitar pukul 14.00 WIB.

Terduga pelaku adalag Aisah (53), warga Desa Bunder, Kecamatan Kabat telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan. “Penjual jamu ibu Aisah diamankan sementara di Polsek Kabat untuk diminta keterangannya,” kata AKP Supriyadi, pada. Senin (21/10/2019) kemarin

Menurut Kapolsek, Aisah merupakan penjual jamu gendongan. Jenis jamu yang dijualnya adalah jamu tradisional yang terbuat dari rempah-rempah. “Jamu yang diminum 7 orang tersebut berupa jamu kunci suruh sebanyak 1 gelas dan langsung minum,” jelasnya.

Loading...
Baca Juga  Giliran Pegupon Dinoyo Surabaya Dirobohkan

Dari keterangan penjual jamu, Aisah, ketujuh orang tersebut sudah biasa membeli jamu kunci suruh bikinannya. Tetapi setelah minum jamu tersebut, kemarin, para korban merasakan mual dan pusing.

“Dan ada beberapa orang yang sampai muntah. Lalu oleh pihak keluarga dibawa ke rumah sakit PKU Muhamadiyah Rogojampi,” kata Kapolsek.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kepada Aisah mengaku bahwa minuman jamu gendong yang dijualnya terbuat dari beberapa rempah-rempah. Seperti suruh, kunci, asem, dan garam asam.

“Sampel jamu gendong itu sedang kita uji lab dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Banyuwangi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakCakades Petahana Desa Kasihan-Pacitan Tuntut Pilkades Diulang
Artikulli tjetërApi Menghanguskan Kawasan Vegetasi Lereng Argopuro Seluas 10 Lapangan Bola

Tinggalkan Balasan