Polisi Banyuwangi saat melakukan olah TKP di lokasi baliho bergambar Puan Maharani di depan Pasar Rogojampi, Banyuwangi. (Istimewa)

BANYUWANGI, (Kabarjawatumur.com) – Pihak Kepolisian Polresta Banyuwangi mulai melakukan olah TKP terhadap besi baliho bergambar Puan Maharani yang diduga dijual oleh oknum Satpol PP. Diketahui, papan baliho tersebut sebelumnya berdiri tegak di depan Pasar Rogojampi.

Baliho itu dibongkar oleh Satpol PP Banyuwangi. Pembongkaran ini masuk ke ranah hukum, setelah pemilik advertising merasa kehilangan besi sisa bongkaran.

“Memang benar baliho klien kami bergambar Puan Maharani ditebang oleh Satpol PP. Pembongkaran itu tanpa seizin kami. Kamu sudah tanyakan ke Satpol PP terkait masalah itu,” kata Imam Maskun, pengusaha advertising kepada wartawan, pada Jum’at (10/9/2021) kemarin.

Imam Maskun pun melaporkannya ke Mapolresta Banyuwangi, lantaran pembongkaran baliho tersebut dilakukan tanpa seizin pemilik papan baliho.

Baca Juga  Suami di Jember Tega Celurit Wajah Istri hingga Luka Parah
Loading...

Imam menjelaskan, pembongkaran dilakukan pada tanggal 4 Mei 2021 lalu. Selanjutnya, pihaknya berkirim surat ke Satpol PP untuk meminta bongkaran besi tersebut.

Sayangnya, bongkaran besi itu hilang entah kemana. Diduga, bekas besi baliho itu dijual oleh oknum Satpol PP.

“Kami sudah laporkan kasus itu ke polisi,” ucap Imam.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi AKP Mustijat Priyambodo membenarkan pelaporan penggelapan besi bongkaran baliho tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Memang benar saat ini kita tangani. Kita masih melakukan penyelidikan. Nanti beberapa saksi akan kita panggil,” jelasnya.

Hingga berita ini ditulis, Plt Kepala Satpol PP, Banyuwangi Wawan Yadmadi belum bisa dikonfirmasi terkait dengan pelaporan dugaan penggelapan besi bekas baliho tersebut. Bahkan, dihubungi wartawan pun tidak direspon. (*)

Baca Juga  Kemenkumham Raih 2 Penghargaan Keuangan dari Kemenkeu

Reporter: Rochman

Loading...
Berita sebelumyaWalikota Puji Mobil Gerai Vaksin dan Masker Polrestabes Surabaya 97,5% Tervaksin
Berita berikutnyaDua Tandu Penyelamat untuk Petugas Damkar Jember dari Kantong Pribadi Gus Firjaun

Tinggalkan Balasan