Polisi Kembali Bekuk Satu Pelaku Tawuran di Pacar Keling Surabaya

0
Pelaku di Mapolsek Tambaksari dan barang bukti

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)-Pelaku pembacokan dari kejadian Pengeroyokan di Pacar keling Surabaya, yang terjadi pada, Kamis 15 Juni 2022, sekira pukul 23.30 Wib, kini satu pelaku lain ikut diamankan.

Tersangka yang ditangkap Inisial AAI (23), asal Jalan Jolotundo Baru 3, Surabaya.

Saat kejadian penganiayaan, terdapat 2 (dua) kelompok yang saling bertikai, dari kejadian tersebut 1 orang
sebelumnya Inisial IW, pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban ES telah diproses, usai ditangkap.

Dalam pengembangan, Anggota Unit Reskrim dipimpin oleh IPTU Agus Yogi melakukan pendalaman dan identifikasi siapa saja yang terlibat dan saat kejadian membawa senjata tajam.

“Hasilnya, anggota kita kembali membekuk pelaku Berinial RC yang saat kejadian membawa senjata tajam jenis Pedang yang di pegang dan diayun ayunkan untuk mengancam,” jelas Kompol M. Akhiyar Kapolsek Tambaksari, Rabu (22/6/2022).

Baca Juga  Liga Santri Kabupaten Bojonegoro Mulai Dibuka

Pedang tersebut, lanjut Kapolsek dipakai mengancam kelompok teman IR, pelaku pengeroyokan juga
penganiayaan yang lebih dulu tertangkap usai kejadian.

Loading...

Tersangka RC ditangkap, berikut barang buktinya berupa, 1 buah pedang samurai panjang berukir lafal
arab.

“Tersangka mengakui semurai itu miliknya juga perbuatannya telah membawa sajam tanpa ijin, dan digunakan untuk mengancam lawan serta berjaga-jaga saat kejadian,” tambah Kapolsek.

Sebelumnya diberitakan, satu dari beberapa pelaku pembacokan dalam tawuran puluhan pemuda antar Kampung Jalan Oro Oro dan Jalan Indrakila, Surabaya, Jum’at (17/6/2022) dini hari di Jalan Pacar Keling, terungkap karena sakit hati.

Pelaku yang dibekuk berinisial IW (21) bapak satu anak asal Jalan Pacar Keling atau Indrakila Bioskop Surabaya.

Baca Juga  Pemerhati Lingkungan Sebut dalam 15 Tahun Laju Abrasi di Gresik Capai 5 KM

Diduga karena kata-kata “Cok” satu dari dua pelaku tawuran diamankan Polisi Polsek Tambaksari Surabaya usai membacok korban dengan celurit panjang.

Berawal dari kata-kata “Cok” itulah setelah motor bersenggolan, pelaku ini emosi dan menantang korban. Karena diomongin “Cok” itu akhirnya nggak terima dan diajaklah tiga orang tadi ke tengah kota untuk berkelahi, tapi tidak jadi karena saat itu korban juga bersama temannya.(*)

Reporter: Eko

 

Loading...
Artikulli paraprakPemusnahan Barang Bukti di Kejari Sampang, Narkoba Mendominasi

Tinggalkan Balasan