JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Jajaran Polres Jember berhasil menggulung mafia judi yang memanfaatkan Pilkades serentak. Praktek mafia judi tersebut berhasil diungkap Satgas Anti Judi Pilkades bentukan Polres Jember di 3 desa di Kabupaten Jember.

Tahapan Pilkades serentak di Jember berlangsung 4 tahap. Dari hasil penyelidikan polisi para pelaku judi ini berhasil telah beraksi di dua tahapan. Dari tangan para pelaku diamankan dengan barang bukti uang yang digunakan berjudi total Rp 55,5 juta.

“Para pelaku ini, yang diamankan adalah bandar, juga penombok (petaruh), yang modusnya mengumpulkan uang dari penjudi, dan jika menang calonnya, maka semua keuntungan diambil. Tetapi ada komisi 10 persen yang diterima bandar,” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat rilis media di Mapolres Jember, Jumat (13/9/2019).

Baca Juga  Diduga Mabuk, Pria di Rungkut Kidul Aniaya Tetangganya
Loading...

Dari pengakuan para tersangka mereka telah berjudi hasil Pilkades di 3 desa, yakni Balung Kidul dengan barang bukti uang untuk berjudi Rp 9,5 juta; Glundengan barang bukti diamankan Rp 18 juta; dan Purwoasri Rp 28 juta.

“Total tersangka yang diamankan ada 10 orang, masing-masing tersangka Glundengan tiga orang, Balung Kidul tiga orang, dan Purwoasri empat orang. Salah satu dari tersangka itu, Bahkan ada yang dari Kabupaten Lumajang. Datang kemari untuk memanfaatkan momen pilkades ini,” kata Kusworo.

Saat ini kesepuluh tersangka itu menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jember. “Pilkades di Jember ada 4 tahapan. Ungkap judi kasus ini, setelah 2 tahapan, tersisi tahap ketiga dan keempat. Kami harap tidak ada lagi perjudian. Karena jika masih berjudi, tanggung resiko akan kami tangkap dan proses hukum,” pungkas AKBP Kusworo Wibowo yang akan mutasi ke Polres Gresik. (*)

Baca Juga  Simulasi Sinergis Tanggap Darurat Bencana Digelar PMI Jember

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaWanita Cantik Asal Lamongan Kepergok Nyuri di Toko Emas Pasar Benjeng
Berita berikutnyaPendemo Tuding Perbub Pemilihan BPD Ilegal

Tinggalkan Balasan