Polisi Datangi SMKN 1 Surabaya, Terkait Lalin Bahaya Kemajuan IT dan Narkotika

22

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Jajaran Satlantas Polresrabes Surabaya terus mengkampamyekan pentingnya tertib Berlalu lintas (Lalin) di jalan raya.

Seperti pada, Senin (15/7/2019), di awal masuk sekolah Tahun Ajaran Baru, Satlantas Polrestabes Surabaya mendatangi SMKN 1, Surabaya guna mengkampanyekan Undang-Undang No. 22 Tahun 2019.

Hal tersebut dilakukan, mengingat di Kota Surabaya dalam setiap harinya selalu terjadi kecelakaan dalam berkendara yang disebabkan oleh kelalaian pengendara itu sendiri.

Korban dalam kecelakaan tersebut didomimasi oleh pengendara yang kerapkali melanggar aturan lalu lintas dan berusia produktif juga kaum Milenial.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, sengaja petugas mendatangi pelajar SMK Negeri 1, mereka yang baru masuk kelas 1 SMK agar mengetahui pentingnya keselamatan dalam kendaraan.

Baca Juga  Dibekuk, Niat Pesta Dua Lelaki Wonokusomo Kandas
Loading...

Karena mereka belum berusia 17 tahun, maka tidak diperbolehkan mengemudi kendaraan bermotor ke sekolah. Namun apabila mereka nantinya mereka sudah 17 tahun baru bisa mendapatkan SIM.

Petugas juga menyampaikan tentang bahaya Narkoba, karena saat ini banyak beredar sabu, ganja serta pil koplo. Sebab, hal tersebut membuat daya pikir penggunanya akan menurun dan memperbodoh mereka.

Disanping Natkotika, bahaya Miras (Minuman keras), juga disampaikan petugas ke murid baru tersebut. Miras juga akan merusak kesehatan kita.

“Serta bahaya kemajuan Informasi Teknologi (IT), dimana pemakaian Gaget, HP yang banyak situs dewasa dapat merusak generasi bangsa, yang dilakukan oleh Bangsa luar Negri untuk merusak Generasi Bangsa,” sebut Pandia, Senin (15/7/2019).

Baca Juga  Penyuplai Pil Koplo ke Pelajar di Surabaya Dibekuk Polisi

Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polrestabes Surabaya juga mengenalkan aplikasi “Jogo Suroboyo” di mana aplikasi itu sangat banyak membantu.

Apabila nanti mereka mau mendaftar SIM online bisa melalui Jogo Surabaya lalu masuk ke Satlantas, disitu ada pendaftaran online. Kemudian dapat melaksanakan latihan ujian praktek.

Dan yang paling terpenting juga disampaika, agar mereka juga jangan gampang terhasut berita berita berita yang tidak benar (Hoax).

Kewajiban mereka murid baru adalah belajar dan belajar untuk mereka yang nantinya akan berprestasi menjadi harapan Bagsa. (Ekoyono)

Teks foto : Kasat Lantas memberikan hadiah kepada pelajar.

Editor : Budi

Loading...

Tinggalkan Balasan