Polisi Banyuwangi Bagikan Masker Gratis

64
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syaifudin bersama Perwakilan Anggota Parpol Membagikan Masker Kepada Pengguna Jalan

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Guna memutus penyebaran virus covid-19 di Banyuwangi, Polisi bersama sejumlah perwakilan anggota partai politik (Parpol) dan tokoh agama membagikan masker secara gratis kepada pengguna jalan yang melintas.

Kali ini mereka mengambil sasaran di Jalan S. Parman, Kecamatan Banyuwangi, atau tepatnya di sekitaran lampu lalu lintas di dekat Taman Tirta Wangi.

“Sebanyak 115 ribu masker dibagikan. Kegiatan ini diikuti oleh 150 orang, terdiri dari tokoh agama, tokoh pemuda, organsisasi masyarakat, dan perwakilan parpol,” ucap Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin usai membagikan masker, Jum’at (11/9/2020).

Ketua MUI Banyuwangi

Kegiatan ini, menurut Arman, bertujuan untuk masyarakat Banyuwangi tetap menjaga kesehatan, mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga  Komisi III DPR RI Pantau Pelayanan Hukum Peradilan Jawa Timur
Loading...

Berdasarkan pemantauan petugas, masih didapati masyarakat atau pengguna jalan yang masih nakal tidak mengenakan masker.

“Tadi kita lihat masih ada beberapa masyarakat yang tidak membawa masker, sekitar 5 sampai 10 orang. Adapula masyarakat yang membawa masker tapi tidak dipakai,” ujar Arman.

Arman menjelaskan, kegiatan semacam ini akan berlangsung seterusnya sesuai Instruksi Presiden RI Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Sehingga nantinya, masker ini merupakan kebutuhan primer,” Tuturnya.

Selain bagi-bagi masker, lanjut Arman, Polri juga memberikan probiotik kepada di wilayah-wilayah yang membutuhkan. Seperti di Ponpes Blokagung yang kini menjadi salah satu klaster Covid-19 di Banyuwangi.

Baca Juga  Smart Kampung Plus, Program Peningkatan Kesejahteraan Desa ala Ipuk Fiestiandani

“Ada sekitar 30 galon berisi probiotik didistribusikan kepada masyarakat dan relawan Covid-19. Probiotik itu diberikan supaya sistem imunitas masyarakat tetap terjaga,” pungkas Arman.

Langkah pencegahan yang sudah dilakukan Polri ini mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhamamad Yamin.

“Ini gerakan yang baik sebagai contoh kepada masyarakat sekaligus mengedukasi terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan pencegahan dan penanganan Covid-19. Karena, keselamatan dan kesehatan ini sangat penting bagi siapa saja,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan