Polisi Amankan 2 Pelaku Penyimpan Bahan Peledak

25

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Jajaran Polres Jember berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku yakni yang berada di wilayah Kecamatan Mumbulsari dan Kecamatan Tanggul.

Dua orang terduga pelaku itu diduga sebagai peracik serta pembuat petasan, dan kemudian menjualnya ke masyarakat.

“Kami amankan dua orang terduga pelaku, yakni warga Mumbulsari berinisial M umur 38 tahun, dan warga Kecamatan Tanggul NH umur 47 tahun,” kata Dika saat dikonfirmasi di Mapolres Jember, Senin (18/4/2022).

Dari tangan pelaku, kata Dika, polisi berhasil mengamankan kurang lebih 31 Kg bahan peledak.

Diantaranya 1 Kg Brown obat mercon; 17 Kg potasium; 12 Kg bubuk mercon; 1 Kg belerang; dan 5 bungkus obat sumbu.

Sehingga akibat perbuatannya, terduga pelaku terancam dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Tahun 1951 tentang senjata api, amunisi, bahan peledak, senjata tajam, dan senjata pemukul.

Baca Juga  Sebanyak 19.390 Peserta Ikuti Seleksi Calon Taruna Kemenkumham

“Ancaman selama-lamanya 20 tahun penjara,” tegasnya.

Lebih lanjut Dika menyampaikan, terkait terungkapnya kasus bahan peledak bahan pembuat petasan itu. Berawal dari laporan warga

Loading...

“Yang mengaku resah dengan bunyi petasan saat beribadah puasa. Sehingga dilanjutkan dengan razia kami ke wilayah. Kemudian sampai pada penjual dan pembuat mercon tersebut. Yang memang bahan-bahan tersebut, sengaja untuk membuat mercon (petasan),” ujarnya.

“Untuk asal bahan mercon ini dari luar kota. Masih kita lakukan pengembangan. Karena di semua wilayah Jawa Timur melakukan giat yang sama (berantas petasan),” imbuhnya.

Tim Jibom Polda Jatim Langsung Musnahkan bubuk petasan

Pemusnahan bahan peledak itu dilakukan oleh 4 orang personel dari Tim Jibom Polda Jatim di lapangan tembak milik Polres Jember.

Baca Juga  Bupati Jember Minta Semua OPD Bergerak Demi Wujudkan KLA

Agar tidak menimbulkan keresahan dan mengganggu masyarakat sekitar dengan bunyi ledakan.

Proses pemusnahan bahan peledak tersebut menggunakan detonator. Kemudian menyebabkan puluhan kilo bahan peledak itu habis terbakar, tanpa menimbulkan bunyi ledakan.

“Untuk pemusnahan bahan peledak itu, kita sudah memberitahu kepada masyarakat. Barang bukti (bahan peledak) yang kita amankan itu juga kita rasa tidak terlalu banyak,” katanya.

“Saat disposal aset sesuai arahan bapak Kapolres Jember. Kita berkoordinasi dengan Unit Jibom Polda Jatim dilakukan pemusnahan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakSafari Ramadhan, Bupati Bangkalan Bawa Layanan Publik
Artikulli tjetërJelang Lebaran, Kadiv Keimigrasian Tegaskan Seluruh Jajarannya Harus Tolak Gratifikasi

Tinggalkan Balasan