Polda Jatim Setiap Hari Patroli Cafe dan Warkop, Sasar Kerumunan

0
Petugas sasar hiburan dan warkop di Surabaya.

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)- Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka mengantisipasi kerumunan masyarakat di tempat umum dilaksanakan setiap harinya oleh Ditsamapta Polda Jatim.

Razia itu dengan maksud agar penyebaran virus Covid-19 varian Omicron tidak meningkat, seperti pada Rabu (12/1/2022) malam.

Kegiatan patroli dimulai pukul 01.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB, juga dalam rangka mengantisipasi tindak pidana kejahatan 3C (Curas, Curat, dan Curanmor).Selain itu kegiatan ini juga dapat mengantisipasi adanya balap liar.

Melibatkan sebanyak 30 personel, agenda tersebut menjadi satu diantara kegiatan pengamanan rutin dan berkala dari Ditsamapta Polda Jatim.

Panit IV Turjawali Subdit Gasum Ipda Zainal Abidin mengatakan bahwa kegiatan ini menindaklanjuti Inmendagri No. 01 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) dan antisipasi penyebaran Covid-19 varian baru Omicron.

Baca Juga  Warga Bergotong Royong Bersihkan Rumah Masing-Masing dari Lumpur
Loading...

“Sasaran kami dalam patroli yakni menertibkan masyarakat agar mentaati protokol kesehatan mengingat Covid-19 masih ada,” kata Ipda Zainal Abidin.

Petugas melaksanakan patroli di tiga tempat tongkrongan masyarakat yang berada di kawasan Surabaya Timur dan Surabaya Utara, diantaranya Warkop Dulur Dewe Jalan Ir Soekarno, Giras Al-Mina, Jalan Kenjeran dan salah satu hiburan malam Jalan Kenjeran.

Selain mengedukasi masyarakat mengenai kedisiplinan protokol kesehatan, Zainal mengungkapkan bila pihaknya juga membagikan masker kepada masyarakat.

Tujuannya yakni mengantisipasi masyarakat yang tidak membawa masker saat melakukan kegiatan di luar rumah.

“Masyarakat masih ada yang kurang peduli terhadap kesehatannya dengan tidak membawa atau menggunakan masker. Oleh karena itu kami bagikan masker agar kesehatan mereka dan disekitarnya dapat terjaga,” pungkas Zainal.(*)

Baca Juga  Dua Polisi Penganiaya Jurnalis Tempo Divonis dan Tidak Ditahan

Reporter: Eko

 

Loading...
Berita sebelumyaLuncurkan Program “Migor 14 Ribu”, Mendag Lutfi: Langkah Konkret Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bapok

Tinggalkan Balasan