PNM Unit Baureno Bojonegoro Diduga Segel Rumah Nasabah Tanpa Surat Resmi

0
Surat somasi PNM kepada nasabah

BOJONEGORO (Kabarjawatimur.com) – Seorang nasabah sebuah pembiayaan di Bojonegoro, kembali mengadukan perihal penyegelan rumah miliknya yang dilakukan secara sepihak oleh PT. Permodalan Nasional Madani (PNM).

Bukan tanpa alasan, Siti Mujaya konsumen program PNM ULaMM Syariah unit Baureno ini, merasa pemasangan plang yang dilakukan petugas PNM tidak mengedepankan etika kerja.

Selain tanpa dilengkapi surat pemberitahuan resmi dari PNM, proses penyegelan rumah juga dilakukan beberapa hari sebelum surat somasi dibuat dan sampai ditangan konsumen.

“Ya mas, petugas memasang plang pada tanggal 13 Juni, sedangkan surat somasi baru sampai ditangan kami tanggal 17 Juni kemarin, dan disitupun tertulis tanggal pembuatan surat pada 15 Juni,” terang Siti Mujayana, Sabtu (18/06/2022).

Baca Juga  Soal Solar di Tuban, Ternyata SPBU Wilayah Pantura Cover Nelayan dan Pertanian

Selain itu, Siti Mujayana menceritakan bahwa petugas yang datang kerumahnya sempat ditegur oleh kakaknya dan ditanyakan terkait surat tugas (perintah), namun dengan arogan petugas menjawab bahwa surat tugas dan pemberitahuan nanti menyusul.

Loading...

“Waktu itu ada kakak saya dirumah dan saat ditanya soal surat tugas, mereka menjawab nanti menyusul sambil buru-buru pergi setelah memasang plang.” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa Siti Mujayana mengalami insidental prestasi 3 kali angsuran, namun PT PNM langsung melakukan penyegelan, sedangkan untuk jangka waktu pemenuhan prestasi masih 28 bulan lagi.

Berkaitan dengan hal diatas, Juri selaku Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Pagerwesi Bojonegoro yang menerima kuasa dari konsumen, sangat menyayangkan sikap arogansi PT PNM yang notabene bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baca Juga  Bupati Hadiri Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Bojonegoro Cup 2

Sementara itu, Kepala PNM Unit Baureno, Didik saat dikonfirmasi pewarta melalui telepon WhatsApp pada Jumat (17/06/2022) mengatakan, bahwa semua permasalahan tersebut telah diambil alih dan ditangani oleh kantor cabang Lamongan.

“Untuk lebih jelasnya bisa datang langsung ke kantor PNM cabang Lamongan mas, karena sudah ditangani cabang.” pungkasnya. (*)

Reporter : Pradah Tri W

Loading...
Artikulli paraprakNobar Bonek di Polrestabes Surabaya, Skor Akhir 3 : 1

Tinggalkan Balasan