PLN Rayon Tuban, Keterlambatan Ada Sangsi Dan Mekanismenya

102

TUBAN (kabarjawatimur.com) – Pelayanan yang diberikan oleh pihak PLN Rayon Tuban untuk para pelanggan sebenarnya sudah sangat maksimal, namun karena faktor minimnya informasi yang diketahui oleh masyarakat, sehingga sering terjadi kontroversi diwilayah kerja mereka.

Salah satu permasalahan yang sering terjadi dimasyarakat adalah mekanisme proses penyegelan, pemutusan sementara dan pembongkaran jaringan saat terjadi keterlambatan pembayaran bagi pengguna listrik pasca bayar.

” Kami sudah memberikan informasi dan pemahaman tentang hal tersebut kepada pelanggan, namun karena keterbatasan tenaga serta waktu, sehingga mungkin sebagian masyarakat belum mengetahui ” ucap Puguh Suwito, Supervisor pelayanan pelanggan dan Administrasi PLN Rayon Tuban.

Dijelaskan oleh Puguh, pembayaran listrik paska bayar selambatnya adalah tanggal 20, sehingga saat pelanggan terlambat melakukan pembayaran atau telah menunggak maka pihaknya akan memberikan sangsi.

Loading...
Baca Juga  Ancaman Resesi, Pengusaha Cerutu Jember: Justru Menguntung Kami

Tunggakan 1 Bulan lewat tanggal 20, maka petugas PLN akan melakukan pemutusan sementara atau menyegel MCB.

Tunggakan 2 Bulan (H+1) meskipun belum melewati tanggal 20, PLN akan melakukan pemutusan  sementara dengan membongkar APP (kwh meter + MCB) atau putus dari tiang migrasi ke meter pulsa.

Tunggakan 2 Bulan berjalan lewat tanggal 20 maka PLN akan melakukan pembongkaran rampung APP (kwh meter + MCB) dan kabel langganan dihentikan oleh PLN.

” Apabila sudah dibongkar dan pelanggan ingin memasang listrik kembali, bisa dilayani sebagai pemohon listrik baru ” jelas Pria asal Blitar tersebut.

Melalui media ini, Puguh berpesan bila masyarakat ingin mengetahui informasi tentang PLN, pihaknya menyatakan siap 24 jam untuk pelayanan, ” bisa datang ke kantor kami, atau menghubungi call center kami dan juga bisa melalui website PLN, kami siap melayani tanpa suap ” pungkasnya.

Baca Juga  Pasca Korban Tewas Tenggak Miras, Polsek Jajaran Gelar Razia Oplosan

Reporter : Pradah
Editor : Rusmiyanto

Loading...
Artikulli paraprakNaik Avanza, ini yang Dicuri Dua Pemuda Surabaya
Artikulli tjetërSetelah Ambil Wudhu Dimasjid, ini yang Dilakukan Pria Prada Kalikendal Surabaya

Tinggalkan Balasan