PLN Distribusi Jatim Siapkan PLTD Guna Cukupi Listrik Pedesaan

18

SURABAYA (kabarjawatimur.com) -PLN Distribusi Jatim mentargetkan pada tahun 2019 akan menuntaskan rasio elektrifikasi aliran listrik di desa desa terpencil.

Rasio elektrifikasi di Jawa Timur saat ini tengah mencapai 91 persen dan untuk Jatim daratan sudah 100 persen wilayah teraliri listrik namun masih ada beberapa desa di wilayah kepulauan yang belum menerima pasokan listrik.

Saat ini secara total desa di Jawa Timur yang terlistriki naik dari 8.476 desa atau 99,67 persen menjadi 8.480 desa atau 99,7 persen terhitung pada Juni 2017 bulan lalu.

Beberapa tempat atau pedesaan yang belum teraliri jaringan listrik disebabkan akan faktor bangunan rumah warga, yang mana untuk wilayah tanahnya masuk institusi dan perusahaan lain, sehingga PLN menunggu adanya kesepakatan kedua belah pihak.

Baca Juga  Selama Bertugas Tak Mencurigakan, Hakim PN Surabaya yang Terjaring OTT KPK

Deputi Manajer Komunikasi PLN Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo menjelaskan selaku PLN Distribusi Jatim dalam hal penyelesaian tenaga listrik di beberapa desa, untuk untuk segera menuntaskan rasio elektrifikasi di wilayah kepulauan.

Pinto juga merinci diantaranya terkait pemasangan jaringan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Karna diharapkan target PLN Jatim untuk membangun PLTD di beberapa kepulauan di wilayah Jatim adalah dua desa di pulau Giliyang Kabupaten Sumenep Madura sudah terpenuhi.

Loading...

“PLN sudah melakukan penyelesaian pemasangan peralatan jaringan di pulau Giliyang Sumenep, dan kita targetkan dua desa yakni desa Bancamara dan desa Banra’as bisa menikmati listrik Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) pada 16 Agustus 2017 mendatang.” jelasnya saat ditemui kabarjawatimur.com di ruang kerjanya.

Baca Juga  Taruna Wanita AAL Menempati Mess Baru di Gedung Malahayati

PLN secara intensif untuk bisa menuntaskan rasio elektrifikasi di wilayah kepulauan itu, lanjut Pinto untuk pemasangan jaringan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sejalan dengan aliran listrik PLN untuk bisa masuk ke desa-desa lebih cepat,lantaran bulan Oktober 2017 ini pengadaan diesel sudah selesai.

Lebih lanjut Pinto menegaskan untuk kapasitas PLTD di beberapa wilayah kepulauan yang belum teraliri listrik untuk masing masing wilayah kepulauan kebutuhan listriknya tidak sama. Khusus untuk Giliyang PLN Jatim mempersiapkan daya sebesar 2×30 MegaWatt.

“Pasokan daya yang dipersiapkan tidak sama, untuk kapasitas pasokan kita sesuaikan dengan kebutuhan daerah tersebut,” pungkasnya.

Reporter  :Rusmiyanto
Editor :Budi
Publisher :Gunawan

Loading...
Berita sebelumyaThe Café Java Paragon Sajikan Konsep New Buffet Utamakan Kualitas Menu
Berita berikutnyaJelang Turnament Voly “TUGU CUP”, Pemdes Banjarsari Adakan Rapat Pembentukan Panitia

Tinggalkan Balasan