PLN Distribusi Jatim Bagikan Zakat Senilai Rp 1,4 Milyar

16

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – PT PLN Distribusi Jawa Timur dengan kemasan “Berbagi Kebahagiaan Ramadhan 1439 H”, menggelar buka puasa bersama yatim, dhuafa, guru ngaji, ustadz dan takmir.
Selain berbuka puasa juga pembagian zakat dilakukan di PT PLN Pusharlis Unit Work Shop dan Pemeliharaan VI di Jalan Ngagel Timur Surabaya, Rabu (6/6/2018).

Zakat yang diberikan oleh PLN Distribusi Jatim menjelang lebaran 2018 bertotal 1,3 Milyar. Yang diberikan kepada 1581 anak yatim, 372 orang guru ngaji, serta 166 orang janda Muslimat duafa.

Penyerahan zakat dilakukan oleh Dwi Suryo Abdullah selaku GM Komunikasi, Hukum dan Administrasi PT PLN Distribusi Jatim, santunan yang dibagikan adalah hasil zakat dari pegawai PLN, yang dikumpulkan selama setahun.
Pemotongan gaji tiap bulan dari pegawai PLN se Distribusi Jatim tersebut sebesar 2,5 persen.

Baca Juga  Mensos Risma Didampingi Bupati Gresik Bantu Nazril Balita Penderita Multiple Congenital Malformation

Total untuk karyawan di PLN Jawa Timur berjumlah 2700 orang.
“Total zakat dari karyawan berjumlah 2700 yang masuk sebanyak 1,3 miliar dan akan dibagikan ke orang yang berhak memiliki berupa bingkisan dan uang tunai,” terang Dwi Suryo kepada wartawan usai buka puasa bersama.

Loading...

Paket bingkisan yang diberikan berupa bahan pokok termasuk sembako. Dan, sebagian dana yang ada juga disalurkan untuk perbaikan sarana umum dan tempat ibadah di berbagai wilayah di Jatim.

Selain pemberian zakat kepada anak yatim dan fakir miskin pihak PLN Distribusi Jatim juga memberikan santunan perbaikan tempat-tempat ibadah dan sarana umum untuk masyarakat kecil.

Menjelang lebaran pihak PLN Distribusi Jatim siap akan melayani konsumsi penerangan para masyarakat khususnya Jawa Timur dengan 16 area PLN di seluruh wilayah di Jatim.

Baca Juga  Ada Yang Baru Nih di IFRC, PT BSI Optimis Bisa Kembangkan Digitalisasi

PLN juga himbauan diberikan kepada pada masyarakat, saat mudik dan meninggal kan rumah agar memadamkan arus listrik rumah masing masing, untuk menghindari terjadi hal jal yang tidak diinginkan.

“Kita menjamin untuk pasokan listrik di lebaran akan tetap aman dan memadai, selain itu untuk mematikan arus listrik di rumah saat ditinggal mudik dengan waktu lama,” tambah Dwi Suryo.

Reporter. : Slamet Abidin
Editor. : Rusmiyanto

Loading...
Artikulli paraprakIni Nama Tim Polisi yang Akan Jaga Surabaya Aman
Artikulli tjetërOperasi Ketupat Semeru 2018, Kapolres Tuban Pimpin Apel Gelar Pasukan

Tinggalkan Balasan