Pinjol Ilegal Meresahkan Masyarakat, OJK dan Polisi Bergerak Tegas

36
Wimboh Santoso selaku Ketua dewan Komisaris OJK

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Banyaknya pinjaman online (pinjol) ilegal berjamuran dan meresahkan beberapa pihak, sehingga Otoritas Jasa Keuangan melalui Satgas Waspada Investasi telah mengambil langkah cepat dan tegas bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Penindakan terhadap pinjol atau juga online ilegal/rentenir online yang berpotensi melanggar hukum ini, sudah di tindak tegas oleh cyber patrol sejak 2018, dan telah memblokir/menutup 3.516 aplikasi/website pinjaman online (pinjol) ilegal.

Hal tersebut diutarakan oleh Wimboh Santoso selaku Ketua dewan Komisaris OJK. Pihak menegaskan, “Otoritas Jasa Keuangan meminta masyarakat waspada pinjaman online melalui SMS/WhatsApp karena penawaran tersebut merupakan pinjol ilegal. OJK menghimbau masyarakat hanya menggunakan pinjaman online resmi terdaftar/berizin OJK serta selalu untuk cek legalitas pinjol ke Kontak 157/ WhatsApp 081157157157,” ujarnya.

Baca Juga  Mendag: Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga
Loading...

Ditambahkan, “OJK akan menindak tegas perusahaan pinjaman online legal yang melakukan tindakan penagihan atau debt collector secara tidak beretika,” ujarnya Wimboh Santoso.

Masyarakat bisa mencermati mana mana pinjaman online yang ilegal dam yang sudah terdaftar. Bisa di akses dengan telfon Kontak OJK 157 melalui telepon 157, WhatsApp 081-157-157-157, atau email [email protected]

Selain itu masyarakat bisa lihat daftar pinjaman online resmi yang terdaftar dan berizin OJK di situs www.ojk.go.id atau klik bit.ly/daftarfintechlendingOJK.

Reporter: Rusmiyanto

Loading...
Berita sebelumyaPengakuan Bohong Kades Vivin Tentang Program Air Bersih Pulau Merah
Berita berikutnyaSalon Musik Berisi Narkoba Gagal Masuk Lapas Surabaya

Tinggalkan Balasan