Pinjam Motor Lalu Mengaku Ditangkap Polisi Narkoba, Aksi Tipu Pemuda di Surabaya

1679
Pelaku penipuan yang diamankan Polisi

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Aksi tipu gelap yang dilakukan pemuda bernama, Risky Nofianto (31) asal Jalan Kedung Rukem Gg. IV Kecamatan Tegalsari, Surabaya, terungkap oleh Reskrim Polsek Tegalsari Surabaya.

Risky melarikan sepeda motor milik Abdul, ketika sama-sama menikmati kopi hitam di warung kopi (warkop).

Pada, Rabu 22 Juli 2020 sekitar jam 11.00 WIB di Jalan Kedung Rukem Gg. IV Kecamatan Tegalsari, Surabaya telah terjadi penipuan dan atau penggelapan

Pelaku Risky ini menggelapkan satu unit sepeda motor merk Honda Vario 125 A/T tahun 2020 warna merah nopol L-6752-KL mikik warga Gubeng Jaya Langgar Surabaya.

Saat kejadian, sekitar jam 11 WIB korban bermain di warkop Jalan Kedung Rukem Gang 4 Surabaya dan pelaku yang sudah kenal dengan korban meminjam sepeda motor dengan alasan keluar sebentar.

Baca Juga  Partai Demokrat Dukung Paslon Aditya Halindra-Riyadi Dalam Pilkada Tuban

“Pelaku juga menjanjiakan akan diisi bensin pada saat kembalinya. Namun setelah menunggu pelaku menghilang,” sebut Kompol Argya Satria Bhawana, Kapolsek Tegalsari, Jum’at (31/7/2020).

Sebelumnya, korban sempat mencari pelaku ke rumahnya dan bertemu orang tua pelaku dan mengatakan jika sepeda motornya dipinjem oleh anaknya dan orang tua pelaku sempat kaget.

Loading...

“Orang tua pelaku saat itu mengatakan jika anaknya dalam keadaan terjepit masalah ekonomi,” tambah Argya.

Setelah 24 jam menunggu, korban akhirnya melapor ke Polsek Tegalsari karena tidak ada itikad baik dari pelaku juga orang tuanya. Setelah Anggota Reskrim melakukan penyidikan, pelaku akhirnya dapat ditemukan.

Setelah diintrogaai, alasan pelaku ini berbelit-belit alasanya dipinjam oleh temannya dan temannya ditangkap Polisi karena perkara narkoba.

Baca Juga  Terbakar Api Cemburu, Pria di Bangkalan Ditikam dengan Pisau Hingga Tewas

Pelaku akhirnya dibawa ke Polsek Tegalsari dan setelah di introgasi dan dilakukan penyidikan terhadapnya, dia mengaku jika sepeda motor korban digadaikan sebesar Rp. 1.000.0000 di orang bernama Tohir.

“Uang dari hasil tindak pidana tersebut digunakan oleh pelaku untuk main judi burung dara dan masih sisa Rp. 100.000 disita oleh petugas,” tutup Argya.

Dari kasus ini diamankan pula sebagai barang bukti berupa, surat keterangan kredit dari leasing OTO Finance, STNK sepeda motor merek Honda Vario nopol L-6752-KL, dan uang tunai Rp.100.000.(*)

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan