Pilkades di Sampang-Madura Ricuh, Brimob Polda Jatim Diturunkan

330
Pilkades di Sampang, Madura Ricuh, (Foto:istimewa)

SAMPANG, (Kabarjawatimur.com) – Dalam proses pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kecamatan Camplong dan Ketapang, Kabupaten Sampang, berlangsung ricuh.

Personel Brimob Polda Jawa Timur (Jatim) diturunkan untuk mengantisipasi terjadinya carok (saling bacok) massal.

Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro mengatakan, Pilkades ricuh terjadi di Desa Tadden, Kecamatan Camplong dan Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang. Sempat terjadi keributan saat pelaksanaan pemungutan suara.

“Kami sudah mengerahkan pasukan khusus ke dua desa ini dari Brimob Polda Jatim untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan,” kata Kapolres Didit, pada Kamis (21/11/2019).

Menurut dia, di Desa Bira Barat, situasi keamanan memanas, karena sebagian warga calon pemilih tidak menerima undangan memilih dari panitia penyelenggara pemilihan.

Loading...
Baca Juga  Iseng Rekam Wanita Mandi, Pria di Surabaya Ditangkap Polisi

Sedangkan di Desa Tadden, Kecamatan Camplong ditemukan ada warga yang membuat keribuhan, sehingga terpaksa diamankan petugas. Aksi di kedua desa ini dilakukan sekelompok orang dengan senjata tajam.

“Kelompok ini diduga mengorganisasi warga untuk membuat situasi gaduh dengan cara-cara kekerasan,” ujarnya.

Saat ini polisi telah menambah kekuatan pengamanan di kedua lokasi tersebut. Selain dari personel Brimob Polda Jatim, Polres Sampang juga meminta bantuan pasukan dari Kodim 0828 Sampang.

Kapolres juga meminta, agar personelnya melakukan penyisiran kemungkinunan adanya warga yang membawa senjata tajam, sebagaimana juga terjadi di Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang. (*)

Reporter: */Khoirul

Loading...
Artikulli paraprakAntisipasi Carok Massal Pilkades, Polisi Sita 200 Senjata di Sampang
Artikulli tjetërOknum Pengacara Diduga Tipu Klient Korban Penculikan Pesanggaran

Tinggalkan Balasan