Peternak Dhuafa di Gresik Dapat Bantuan 329 Kambing Dari Baznas Pusat

8
Wabup Gresik, Moh Qosim dan perwakilan Baznas Pusat saat memberikan bantuan 329 ekor kambing kepada peternak dhuafa di kecamatan Sidayu dan Dukun.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Sebanyak 35 peternak dhuafa atau kurang mampu dari wilayah Sidayu dan Dukun Kabupaten Gresik, tampak berbahagia karena mendapat amanah berupa 329 ekor kambing dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat, pada Jumat (11/10/2019) petang.

Peternak tersebut terbagi dalam dua kelompok. Yakni kelompok peternak ‘Sumber Makmur’ asal Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu sebanyak 15 kepala keluarga (KK). Dan kelompok peternak Barokah asal Desa Bangeran, Kecamatan Dukun sebanyak 10 KK. Mereka masing-masing mendapatkan 9 ekor kambing.

Menurut pihak Baznas Pusat, penerima manfaat tersebut merupakan peternak yang tergolong miskin yang sudah terverifikasi dari hasil Studi Kelayakan Peternak Mustahik (SKPM). Sebelum menerima bantuan tersebut mereka terlebih dulu diberi Pelatihan Dasar Kelompok (PDK) oleh tenaga ahli dari Jakarta.

Sementara untuk 329 ekor kambing domba tersebut terdiri dari 14 ekor pejantan, 140 ekor indukan dan 175 ekor bakalan. Dengan pembagian masing-masing 4 ekor indukan dan 5 ekor bakalan, maka diharapkan selama pemeliharaan 2 tahun dapat menghasilkan maksimal 588 ekor anakan.

Pengembangan usaha kelompok ini dikembangkan dari hulu hingga hilir. Antara lain penjualan bakalan setiap 3 bulan sekali, jualan sate, catering, pakar ternak, kompos, pupuk cair dan penjualan produk olahan hasil ternak seperti bakso, rendang sosis, susu kambing, dan sebagianya.

Loading...

Tampak hadir, Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, beberapa Kepala OPD, Muspika Sidayu dan Dukun, serta segenap pengurus Baznas Kabupaten Gresik. Adapula KH Masdar Farid Mashudi selaku Komisioner Baznas bidang Supervisi Jatim, Irfan Syauqi Beik selaku Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Pusat.

KH Masdar Mashudi mengatakan dipilihnya Gresik sebagai penerima manfaat ternak kambing karena wilayahnya memiliki potensi pengembangan kambing. “Program ini sebelumnya telah dilaksanakan oleh Baznas Gresik dan telah sukses berjalan sampai saat ini,” ujarnya.

Potensi zakat di Indonesia, lanjut Mazdar, sangat tinggi. Namun saat ini masih tergarap 10 hingga 15 persen. “Kalau bisa meningkatkan pungutan zakat ini dan bisa terealisasi seratus persen, maka masyarakat Indonesia akan makmur sejahtera,” paparnya.

Sementara itu, Wabup Gresik Moh Qosim mengucapkan terima kasih kepada Baznas Pusat yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Gresik. “Saya berharap kepada penerima manfaat amanah ini sesuai dengan isyarat dari Baznas. Yakni nantinya mereka akan menjadi Muzakki,” tutur Qosim.

Selanjutnya Moh Qosim juga tampak memberikan bingkisan berupa sembako dan peralatan dari Baznas Gresik kepada para yatim dan dhuafa yang ada di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu. (*)

Reporter: Azharil Farich

Loading...

Tinggalkan Balasan