Petani Mengeluh, DPRD Soroti Permainan Pupuk Hitam Subsidi

42
Petani Padi di Kecamatan Geger

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Petani di Kabupaten Bangkalan Madura mengeluhkan langkanya pupuk subsidi jenis Nitrogen Phoepate Kalium (NPK). Kondisi itu dikeluhkan H. Maon salah satu petani asal Kecamatan Geger.

Menurutnya, pupuk yang dikenal dengan nama pupuk hitam itu sangat langka. Bahkan, di agen pupuk yang biasanya menumpuk sekarang tidak tersedia. Padahal, saat ini sudah musim hujan dan sudah waktunya bercocok taman pagi para petani.

Anehnya, menurut Maon, diluar agen malah banyak penjual pupuk hitam tersebut dengan harga yang lebih mahal diluar harga subsidi.

Loading...

“Tidak sesuai dengan harga subsidi,” kata Maon. Senin (23/12/2019).

Kondisi itu juga ditanggapi Mahfud, S.Ag, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. Menurut dia, distribusi pupuk subsidi yang di keluarkan melalui RDKK (Rencana definitif kebutuhan kelompok) yang telah ditetapkan, tidak mungkin alokasinya itu berkurang. Kecuali ada pihak yang mempermainkan hal tersebut.

Baca Juga  Forkopimda Ikuti Apel Tim Pasukan Pamor Keris Bojonegoro

Oleh karena itu, Mahfud mewanti-wanti agar tidak ada pihak yang mempermainkan dalam distribusi pupuk subsidi yang diperuntukkan masyarakat itu. Karena kata dia, para petani sangat membutuhkan.

“Ini sebuah persoalan, banyak agen dan kios yang tidak mendapatkan pupuk untuk di distribusikan, dilain pihak banyak orang diluar agen menjual pupuk dengan harga melambung,” katanya menyesalkan.

Padahal menurut Mahfud, Presiden Jokowi sudah menyampaikan berulang-kali bahwa kedaulatan pangan menjadi sesuatu yang harus kita tanamkan.

“kalau pupuk ini di permainkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, tentu ini sudah menyalahi filosofi kita bernegara, dan tentunya itu melanggar hukum,” tambah politisi PDIP itu.

Sementara itu, Puguh Santoso, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahorbun) Kabupaten Bangkalan membantah bahwa kesediaan pupuk hitam di Bangkalan mengalami kelangkaan.

Baca Juga  Laka Waru Sebabkan Pemotor Tewas, Satlantas Sidoarjo Janji Usut Tuntas

Menurut dia, pupuk bersubsidi tersebut tersedia dengan cukup untuk para petani yang bercocok tanam.

“Oh tidak, masih tersedia dengan cukup dan terjaga dengan aman untuk memenuhi kebutuhan, info kelangkaan itu tidak benar,” ucap Puguh.

Reporter: Rusdi

Loading...
Berita sebelumyaAnak SMP Ditangkap Saat Edarkan Sabu-sabu
Berita berikutnyaBule asal Belanda Diduga Bunuh Pacar

Tinggalkan Balasan