Pertanyakan IMB, Dewan Gresik Bakal Panggil PT Angkasa Raya Steel

31
Suasana di depan pabrik PT Angkasa Raya Steel yang berlokasi di wilayah Kecamatan Manyar, Gresik.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik menyoroti PT Angkasa Raya Steel yang tetap beroperasi meski disinyalir belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Anggota Dewan pun berencana bakal pemanggil pihak perusahaan dengan melibatkan Dinas Perijinan dan Satpol PP Gresik.

Ketua Komisi I DPRD Gresik Jumanto mengatakan, bangunan perusahaan harus mengantongi IMB dulu baru setelah itu dioperasikan. Bila tidak, maka harus ditindak tegas.

“Kami akan panggil semua pihak buar jelas. Kalau memang tidak ada ijin, Satpol PP harus bertindak tegas,” ujarnya, Kamis (14/01/2021).

Dia menyebut, semua pihak harus menunjukkan bukti otentik. Termasuk PT ARS juga harus membawa semua ijin yanh dimiliki. “Jangan sampai ada permainan di balik itu. Supaya jelas kita panggil semua nanti,” ungkapnya.

Loading...
Baca Juga  Sebanyak 22 Partai di Jember, Hari Ini Sosialisasi Tahapan Pemilu dari KPU RI

Di tempat berbeda, Kasi Pelayanan Perizinan Bangunan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Pemkab Gresik Tomi Indarto mengatakan, PT ARS telah mengajukan IMB untuk bangunan penunjang dengan luasan kurang lebih 1749,85 m2.

Namun, dirinya enggan menyebutkan secara detail bangunan penunjang itu apa saja. “Sementara ini mas informasi yang bisa saya sampaikan,” kata Tomi dikonfirmasi melalui Watshapp, Rabu (13/1/2021).

Diketahui pada Senin (11/1/2021) kemarin pihak PT ARS memenuhi panggilan Satpol PP Gresik melakukan klarifikasi. Yang dihadiri oleh Endri Yoelianto selaku HRD PT ARS.

“Keterangannya memang ada tambahan bangunan yang belum terbit IMBnya hanya berupa tempat parkir 2 lantai dan tempat timbangan. Berkas masuk ke DPMPTSP 1 Agustus 2018, tapi berkas belum lengkap,” kata Kasatpol PP Gresik, Abu Hassan.

Baca Juga  Kembangkan Pariwisata Daerah, Menparekraf Apresiasi Kinerja Bupati Bojonegoro

Abu Hassan menyebutkan, PT ARS sudah bersedia menghentikan sementara pemanfaatan kedua bangunan tersebut sebelum IMBnya terbit. “Sudah membuat surat penyataan bermaterai,” pungkasnya

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakGudang Bangunan, Warung Mie Ayam dan Motor Ludes Terbakar di Surabaya
Artikulli tjetërOverstay 82 Hari, Kanim Singaraja Deportasi WNA Turki

Tinggalkan Balasan