Persiapkan Tenaga Kerja Ahli, Pemdes Tanggulrejo Alokasikan Dana untuk Pelatihan Ngelas

0
Para peserta saat mengikuti pelatihan pengelasan dengan dihadiri Kades Tanggulrejo Abdul Karim Ali dan Anggota DPRD Gresik Syahrul Munir.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Banyaknya perusahaan industri yang membutuhkan tenaga kerja ahli di bidang pengelasan, Pemerintah Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik akhirnya mengalokasikan dana desa senilai Rp 40 juta untuk pelatihan pengelasan.

Sebanyak 22 peserta yang didominasi para remaja desa setempat diberikan pelatihan Stick Welding di GOR Tanggulrejo selama 10 hari.

Kepala Desa Tanggulrejo Abdul Karim Ali mengatakan, pelatihan ini sebagai bentuk kepedulian desa dalam mempersiapkan tenaga ahli khususnya di bidang pengelasan.

“Sebenarnya kami ingin menggandeng Disnaker Gresik, khususnya untuk Balai Latihan Kerja (BLK), namun karena disana belum mampu akhirnya kami adakan sendiri,” ujar Karim, Minggu (14/8/2022).

Ketidakmampuan BLK, sambung Karim, tak hanya berkaitan dengan infrastruktur saja, tetapi juga fasilitas. Padahal saat ini banyak pemuda Gresik yang butuh pelatihan bersertifikat.

Loading...
Baca Juga  Hari Anak Nasional, Bojonegoro Gelar Sosialisasi Ponpes Ramah Anak

“Kalau pemerintah tidak mewadahi, tentu masyarakat akan kesulitan dapat sertifikat keahlian dari BNSP. Apalagi diluar biaya per orang minimal 13 juta,” ungkapnya.

“Tahap awal target kami memberikan dasar-dasar pengelasan dan sertifikat keahlian. Semoga ini bisa jadi bekal para peserta untuk memperoleh pekerjaan,” imbuhnya.

Sementara, Anggota DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir yang datang meninjau pelatihan mengaku mengapresiasi langkah kepala desa memanfaatkan dana desa dalam mengurangi pengangguran.

“Desa Tanggulrejo mungkin yang pertama dalam penggunaan dana desa untuk pelatihan profesi di industri,” katanya.

Menurut Syahrul, sebagai Kota Industri, ditambah munculnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di JIIPE peluang kerja bagi para pemuda sangatlah terbuka. Hanya saja, banyak yang terkendala keahlian.

Baca Juga  Suami Cekik Istri Hingga Tewas, Kerangka Mayat Baru Ditemukan

“Kami di DPRD terus mendorong agar BLK milik Disnaker mampu dimanfaatkan. Jangan sampai pengangguran di Gresik tinggi gara-gara Pemkab tak memberikan pelatihan,” tegasnya.

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakOrang Muda Jatim: Ganjar, Pemimpin Jujur dan Membawa Perubahan

Tinggalkan Balasan