WNA asal Kanada, Khan A Ahmad saat dititipkan di Lapas Kelas I Malang.

MALANG (Kabarjawatimur.com)
Seorang warga negara asing (WNA) asal Kanada, Khan A Ahmad, harus berurusan dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang. Karena diduga memalsukan dokumen, Khan dianggap melanggar Pasal 123 huruf (a) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Tersangka sudah kami serahkan kepada Kejari Kota Malang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut bersama barang bukti,” ujar Ramdhani, Kepala Kantor Kelas I TPI Malang, Jumat (18/12/2020).

Lanjut Ramdhani, penangkapan terhadap kejahatan Khan ini tidak lepas dari ketelitian petugas Imigrasi saat melayani pengajuan dokumen perpanjangan. Saat itu, Khan berencana memperpanjang izin tinggal dengan melakukan pemalsuan dokumen.

“Pemalsuan dokumen terungkap saat yang bersangkutan akan melakukan pengurusan perpanjangan izin tinggal,” sambung manta Kabid Dokumen Perjalanan Izin Tingal Keimigrasian (Doklantalkim) pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya ini.

Baca Juga  Ketua Ingkar Janji PPP Jember Pecah, 24 PAC Dirikan Forkompac
Loading...

Pascapenangkapan, petugas melanjutkan dengan penyelidikan terhadap Khan. Dari situ, petugas menemukan sejumlah barang bukti tindak pidana keimigrasian yang dilakukan oleh Khan.

Selama proses penyidikan, tersangka dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang yang sekaligus merangkap sebagai Rumah Tahanan Negara.

“Setelah proses penyerahan tersangka, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) kantor Imigrasi Malang memberikan surat pemberitahuan kepada Kedutaan Kanada dan keluarga tersangka,” terang Ramdhani.

Menurut Ramdhani, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang akan terus berkomitmen melaksanakan tugasnya dalam hal pengawasan. Baik terhadap WNI maupun WNA yang berada di wilayah kerja.

“Upaya yang kami lakukan ini semata-mata demi menjaga kedaulatan negara,” pungkas lulusan AIM angkata IV ini. (*)

Baca Juga  Pabrik Mebel di Waru Gunung Karangpilang Dilalap Api

Reporter: Boy
Editor: Gita Tamarin

Loading...
Berita sebelumyaPCNU Banyuwangi Bagi-bagi Peralatan Pencegahan Covid-19 pada Ratusan Pesantren
Berita berikutnyaAnggota Komisi VI DPR RI Dorong Munculnya Oposisi Dalam Pemerintahan Bupati Jember Terpilih

Tinggalkan Balasan