Pernah Didatangi Satpol PP, Club Pajamas Diduga Langgar Perwali No 33 Tahun 2020

480
Diduga aktifitas dalam club Pajamas

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Dengan adanya Perwali No 33 Tahun 2020, pihak Kepolisian, TNI dan Satpol PP yang tengah gencar melakukan operasi patuh protokol kesehatan akan memberikan sangsi kepada masyarakat yang tidak mematuhi peraturan tersebut.

Namun, aturan Perwali No. 33 Tahun 2020 ini menjadi tidak ada artinya, ketika sebuah club tak mematuhi anjuran Pemerintah dalam penanganan wabah Covid-19, di Jawa Timur.

Salah satu Club di Kota Surabaya yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso No. 11, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur bernama, Pajamas diduga tidak mengindahkan aturan Perwali No. 33 Tahun 2020.

Pemandangan yang sangat berbeda di Club Cat’s Pajamas banyak sekali orang yang datang tanpa mengenakan masker maupun tanpa melakukan sosial distancing di club pajamas ini.

Baca Juga  Komisi III Kritisi Belanja Modal Polri

Meskipun club ini pernah didatangi oleh satuan Satpol PP, namun masih tetap saja membandel bahkan aturan jam malam pun tidak digubris, yang seharusnya menghentikan semua kegiatan pada pukul 21.00 WIB, malam tidak di hiraukan oleh club pajamas.

Loading...

Club ini nekat terus melakukan kegiatannya hingga larut malam melebihi batas jam malam yang di tentukan oleh pemerintah setempat.

Para pengunjung yang akan memasuki club Pajamas ini pun hanya dilakukan pemeriksaan suhu, salah satu pengunjung berinisal K yang tidak ingin di sebutkan namanya ini pun mengatakan jika ia sering sekali datang ke tempat tersebut untuk berkumpul bersama teman-teman sembari mendengarkan alunan musik hingga larut malam.

Baca Juga  UU Cipta Kerja Berpeluang Tumbuh Iklim Investasi di Kota Industri Gresik

“Saya memang sudah langganan kesini mas, hingga larut malam meskipun tempat ini pernah di datangi Satpol PP kita cuma berhenti sejenak tidak lama mulai lagi sampai pagi,” jelas K kepada Kabarjawatimur.com, Rabu (16/9/2020).

Jika hal ini dibiarkan, tentu saja Surabaya tidak akan pernah menjadi zona hijau. Kerumuman manusia yang datang tanpa mengindahkan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Disamping itu, tentunya sangat bertentangan dengan UU Perwali No 33 Tahun 2020 yang saat ini tengah gencar disosialisasikan.(*)

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan