Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Bawean saat dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyempatkan waktu mengunjungi sejumlah masjid dan musholla untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dalam kunjungannya di Pulau Bawean.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini pun merasa kagum ketika melihat deretan bingkisan raksasa yang dibawa warga untuk disuguhkan di masjid maupun musholla. Bingkisan bak parcel ini biasa disebut angkatan atau berkat.

“Terus terang saya ini kagum melihat ada berkat atau orang sini (Bawean) menyebut angkatan yang ukurannya raksasa. Tradisi ini patut untuk dilestarikan karena bisa menjadi promosi wisata budaya di Bawean,” ungkap Gus Yani, Selasa (19/10/2021).

Dia berkata, ke depan pihaknya berencana akan mengajak seluruh pejabat OPD untuk menyaksikan tradisi ‘Mauludan’ yang sudah berjalan ratusan tahun di Bawean ini.

Baca Juga  Ditinggal Luar Kota, Rumah di Surabaya Hangus Terbakar

“Tadi saya bersama rombongan mengikuti peringatan Maulid Nabi di Gunung Teguh, Masjid Jami’ Alun-alun Sangkapura dan Masjid Arrohman Gelam, Tambak. Mudah-mudahan kita semua mendapat keberkahan di bulan maulid ini,” pungkasnya.

Loading...

Diketahui, dalam memperingati Maulid Nabi ini, hampir setiap rumah di Bawean membuat bingkisan raksasa yang nilainya mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Di dalamnya terdapat anek jajanan khas Bawean, buah, telur, bahkan lobster hingga pecahan uang kertas.

“Tradisi ini mungkin sudah 200 tahunan. Saya merupakan generasi ketiga yang ingin terus mempertahankan tradisi masyarakat ini,” ujar Khusnul Hakim, takmir Masjid Baitul Rahman, Gunung Teguh, Sangkapura.

Terkait berkat berukuran jumbo ini, kata Khusnul Hakim, dirinya tidak menemukan literatur dari leluhur. Meski begitu, hal ini sebagai bukti kecintaan masyarakat Bawean terhadap Rosullah SAW.

Baca Juga  Mahasiswa PTN Asal Sukorejo Kebomas Dibekuk Usai Hajar Tetangga

Sementara itu, peringatan Maulid Nabi di Masjid Jami Sa’adatuddarain Alun-alun Sangkapura, pihak takmir mencatat ada 140 angkatan atau berkat.

“Setiap tahun peringatan Maulid Nabi Muhammad di Pulau Bawean sangat meriah. Dan ini sangat pas karena dihadiri juga oleh Bupati Gresik,” kata Ali Masyhat, takmir masjid. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Berita sebelumyaHaus Inspirasi dan Kreatifitas, CBS Jalasenastri AAL Ikuti Pelatihan Keterampilan Sospeso Transparente
Berita berikutnyaMenteri Kelautan dan Perikanan RI Kunjungi Pulau Lumpur Sidoarjo, Siapkan Anggaran Untuk Mengelolanya

Tinggalkan Balasan